Teosis

Nama: Desti Ratna Sari Halawa

Mata Kuliah: Etika Kristen

Tugas : 7

Semester: VII

Tanggal : 29  September 2019

Teosis

       Bagaimana  menikmati cahaya matahari sama seperti menikmati energi Allah. Pandangan orang Kristen umumnya,  Orang yang sudah dibaptis akan Jadi orang baik. Tetapi Kekristenan Timur, lebih dari itu hati suci karna ada energi ilahi ada kerjasama kita dengan Allah. Kita belajar etika bukan hanya supaya kita berbuat baik tetapi bagaimana kita bercahaya dulu baru kita bisa menghasilkan perbuatan baik. Perbuatan baik dihasilkan dari diri kita yang bercahaya akibat dari relasi kita dengan Tuhan. Dengan demikian Allah bisa menjangkau dunia melalui kehidupan kita. Teosis sudah nyata bukan teori seperti Transfigurasi Yesus. Teosis adalah tujuan kita. teo Tuhan, osis: proses. Kita sedang dalam proses mencapai Allah, bagaimana kita bisa terbenam dalam hadirat Allah.

           Energi: seperti aliran Listrik, mengalirkan kekuatan. Allah memberikan energiNya pada kita supaya kita bisa melakukan kehendak Tuhan dengan takut dan gentar dan kita sekarang mengalirkan energi Allah itu kepada sesama. Filipi 2: 13 “karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.” Batu bara yang jelek tetapi saat dibakar maka batu bra hitam itu lama – lama menjadi merah. Batu bara bisa menghasilkan energi dia harus tahan terhadap api. Batu bara menyerap api dan menghasilkan energi juga. Inilah gambaran hidup kita.

Tonton video di fb : kekristenan timur, tonton video perbedaan Kristen orthodox dengan gereja roma, tonton pentingnya icon : melihat icon kita sedang melihat surga, icon orang 2 kudus. Lihat : apakah lilin dalam gereja adalah penyembahan berhala? Didepan ikon kita nyalakan lilin, bagi orang itu penyembahan berhala. Di Gereja orthodox kita pakai lilin dan icon, semuanya itu bukan benda magis tetapi sebuah hubungan kita dengan Tuhan. Orang yang sudah mati akan bisa kita lihat walaupun sudah disurga. Lilin adalah simbol bahwa kita adalah terang dunia. Lilin menolong kita untuk mengerti  fungsi kita sebagai terang.

          Orang yang menikmati kasih Allah seperti cahaya matahari dihangatkan oleh tubuh. Kita tidak bisa menikmati Allah dalam kegelapan dosa kita. Kita harus menjadi anak- anak siang bukan anak – anak gelap supaya kita bisa menikmati cahaya Allah. Orang yang punya hubungan dengan Tuhan: perkataannya sedikit, kalau berbicara hanya yang perlu diterima oleh Allah. Orang yang punya hubungan dengan Tuhan tidak tergoda oleh cinta akan uang, hidup dengan kekudusan, siap menahan nafsu karna berbahaya bagi jiwa, berusaha dan latih diri anda untuk bijaksana, dan keinginan untuk melakukan kebajikan, tidak pernah berhenti melakukan ketaatan, tidak putus asa dan menjadi malas, tidak berhenti berdoa.

          Dengan memiliki hubungan kita dengan Tuhan kita punya kekuatan, tubuh kita yang punya sifat binatang. Beberapa orang yang sempurna dan memiliki nous akan berusaha mempertahankan pikiran mereka dalam kekekalan dan menjaga kedekatan dengan Allah, dan itu diwujudkan dalam bentuk kekudusan hidup. Kebanyakan manusia,  bodoh dalam jiwa mereka, meninggalkan  persaudaraan yang kekal dan ilahi tidak mau bersekutu dengan Allah dan beralih kepada persaudaraan dengan tubuhnya yang hidup pendek, bencana dan mematikan. Melihat hidupnya itu seperti binatang ( hawa nafsu), diperbudak oleh kesenangan duniawi. Mereka sedang menarik jiwa mereka dari surga ke neraka. Jadi, kita harus terus membangun hubungan kita dengan Tuhan dalam doa karna disitu kita punya kekuatan supaya kita bisa mengontrol tubuh ini.

       Jangan berdebat dengan orang pembicaraannya buruk, lebih baik hindarilah orang tersebut. Kelalaian, kemalasan, kebodohan dan kelupaan adalah penyakit jiwa. Jika jiwa malas maka tubuh kita juga malas. Orang yang tau kebenaran tetapi masih punya perselisihan dengan sesamanya , sebetulnya jiwa orang tersebut sedang sakit, tindakannya brutal dan hatinya belum diterangi oleh Tuhan. contoh: orang Yahudi.

Diterbitkan oleh Desti Ratna Sari Halawa

hidup adalah belajar

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai