Nous Allah

NOUS ALLAH

1 Korintus 2: 16

τίς γὰρ ἔγνω νοῦν κυρίου, ὃς (relatif pronoun / yang ) συμβιβάσει ( lihat lek αὐτόν; ἡμεῖς δὲ νοῦν Χριστοῦ ἔχομεν.

 (1Co 2:16 GNT)

Ayat ini diatas adalah bahasa Yunani , yaitu bahasa asli dari perjanjian baru. Belajar bahasa asli ayat ini sebetulnya kita sedang belajar bagian kulit Alkitab, kita perlu mempelajari dengan mempelajarinya dengan melihat subjek dan predikatnya.

Belajar dari diagram diatas , kita menemukan bahwa subjeknya ada 2 yaitu

  1. τίς  ὃς συμβιβάσει αὐτόν,  predikatnya adalah ἔγνω νοῦν κυρίου
  2. ἡμεῖς dan predikatnya adalah νοῦν Χριστοῦ ἔχομεν.

Dua kalimat diatas dihubungkan oleh kata δὲ

            Setelah itu kita akan membuat terjemahan literal. Pada bagian ini kita sedang menafsir ayat ini yang dimulai dengan menafsirkan subjeknya lebih dulu.

τίς γὰρ ἔγνω νοῦν κυρίου, ὃς (relatif pronoun / yang ) συμβιβάσει ( lihat leksikonari , ada 4 arti kata ini dan kita harus memilih salah satu yang sesuai , yaitu kata menasehati ) ,  αὐτόν; ἡμεῖς δὲ νοῦν Χριστοῦ ἔχομεν.

 (1Co 2:16 GNT)

  1. Siapakah- mengetahui Nous Tuhan

      –  yang menasehati Dia

Sebab (siapakah yang menasehati Dia mengetahui  nous Tuhan?

  • Tetapi kami memiliki Nous Kristus

Jadi terjemahan literalnya adalah:

Sebab, siapakah yang menasehati Dia sudah mengetahui Nous Tuhan? Tetapi kami memiliki Nous Kristus

Syntactic content

  1. Sebab, siapakah yang menasehati Dia sudah mengetahui Nous Tuhan
  2. Tetapi kami memiliki Nous Kristus

1 Korintus 2:16 ini sedang berbicara tentang hikmat ( lihat dibuku nelson) Paulus ingin meluruskan kesalah pahaman tentang pesan /  berita injil sebab ini menjadi alasan kenapa perpecahan terjadi dalam jemaat Korintus. Dari pasal 1-5 ini berbicara tentang perpecahan. Selain buku Nelson, kita juga bisa membaca buku  the orthodox study bible , orthodox berkata bahwa Paulus berusaha menyatukan jemaat Korintus yang terpecah – pecah , ada 3 penyebab terjadi perpecahan:

  1. Kesalah pahaman tentang isi berita injil
  2. Kesalahpahaman tentang pendengar injil
  3. Kesalahpahaman tentang pelayanan Paulus.

Semantic content :

Pada bagian ini kita akan membahas tentang Noetic yaitu berbicara tentang nilai roh dan jiwa yang ada dibalik teks yang sedang kita gali maksudnya dari bahasa asli. Perlu kita ketahui bahwa pada bagian ini kita sedang berbicara tentang apa yang  Kristus sedang Ia pesankan dan  pesan apa yang diberikan kepada gereja supaya gereja semakin bertumbuh didalam Kristus . Untuk mengerti pesan Kristus kita harus berinteraksi dengan ayat ayat lain karna pengarang Alkitab sesungguhnya hanya satu yaitu Roh Kudus dan percayalah bahwa setiap ayat didalam Alkitab adalah saling menjadi referensi . Jadi, Alkitab menafsirkan Alkitab. Selain itu kita juga harus berintaraksi dengan pendapat bapa- bapa Gereja. 2 Petrus 1: 20-21 berkata  Untuk menafsirkan nubuat harus bersama- sama, untuk itulah kita perlu melihat ayat lain.

             Sebetulnya, ayat ini dikutip Paulus dari perkataan Yesaya 40: 13. Paulus melihat bahwa Jemaat  disitu mengganggap dirinya paling benar, mengatakan bahwa yang dilakukan Paulus adalah suatu kebodohan. Roma 11: 33, iblis aja tertipu dari kematian Yesus.

 Allah itu sungguh amat dalam ajaib, dan tidak satu orang bisa mengerti nous Allah. Yohanes 1: 18 menjelaskan hanya Yesus yang bisa mengenalkan / menyingkapkan siapakah Allah itu. Allah itu punya Nous artinya Kristus punya Nous. Jadi, jika kita kenal Kristus maka kita punya Nous Kristus sendiri. Hubungan antara Allah dan Kristus artinya kita sedang berbicara tentang Allah Tritunggal. Allah mengenalkan diriNya melalui Yesus Kristus yang berinkarnasi menjadi manusia, kita juga bisa mengenal Kristus melalui murid- murid Tuhan Yesus. Jadi , sekalipun Allah itu tidak bisa kita lihat tetapi Ia mengenalkan diri-Nya atau Ia mengenalkan Nous-Nya melalui Tuhan Yesus Kristus.

Dalam Yoh 14: 26 menjelaskan bahwa para murid Yesus menangkap nous Kristus melalui pertolongan Roh Kudus. Dan betul bahwa Paulus menyatakan bahwa mereka memiliki nous Kristus karna diajarkan oleh Roh Kudus ( I Kor 2: 13), inilah yang disampaikan Paulus kepada jemaat Korintus bahwa  yang sedang mereka ajarkan kepada jemaat adalah tentang Nous Kristus. Ambrosiaster berkata bahwa orang percaya harus mengambil bagian dalam hikmat ilahi. Jhon chrysostom berkata bahwa jika kita mengetahui tentang Kristus maka kita sedang mengetahui tentang hal- hal rohani. Jika Paulus tahu mengajarkan hal- hal  yang menuntun kepada yang kekal dan membuat kita menyatu dengan Allah dan hal ini masih misteri dan belum kita mengenal dengan sempurna (1 Kor 13: 12).

Sebuah misteri tetapi sebagian dinyatakan kepada kita untuk kita  mengerti . contohnya, kita tahu Allah itu kasih tetapi kita juga harus mengasihi .

Guna kita memiliki Nous Kristus untuk percaya pada Kristus dan memperoleh hidup kekal yaitu pengenalan dan persekutuan dengan Allah dan Kristus (Lihat Yoh 20: 31; 17:3; 1 Yoh 1: 1-4).

Secara personal?? Saya belajar tentang Kristus bukan untuk membuat saya semakin hebat tetapi untuk keselamatan saya dan saya juga bisa memberitakan kepada sesama saya supaya mereka juga memperoleh kehidupan yang kekal ( 1 Yoh 1: 1-4), pola pikir seperti ini perlu saya tanamkan dalam hidup saya seperti rasul Paulus yang mengajarkan bahwa keselamatan harus diberitakan kepada semua orang.

Apa ketaatan saya? Mengerjakan keselamatan dengan terus memperbaiki diri dan memiliki kerinduan untuk menyampaikan berita keselamatan.

Diterbitkan oleh Desti Ratna Sari Halawa

hidup adalah belajar

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai