Lukas 5: 1-11 & Siapa Yesus?

1 ¶  Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.

2  Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.

3  Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.

4  Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.”

5  Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.”

6  Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.

7  Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.

8  Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.”

9  Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;

10  demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: “Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.”

11  Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.

Terjemahan Literal:

Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai Genesaret, sementara orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan Firman Allah. Ia  melihat 2 perahu di tepi pantai, nelayan- nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya. Ia naik kedalam salah satu perahu itu, yaitu perahu simon dan menyuruh dia mendorong perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon, “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu  untuk menangkap ikan.” Simon menjawab, “Guru telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa – apa, tetapi karena perkataan-Mu itu, aku akan menebarkan jala juga.” Setelah mereka melakukannya juga, mereka menangkap sejumlah besar ikan sehingga jala mereka mulai koyak. Lalu mereka mulai memberi isyarat kepada teman – temannya mereka yang ada di perahu yang lain, supaya mereka datang membantunya. Mereka pun datang lalu bersama- sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan, hingga hampir tenggelam. Ketikan Simon Petrus melihat hal itu, ia pun sujud di depan Yesus dan berkata, “ Tuhan, pergilah dari hadapanku karena aku ingin seorang berdosa, sebab ia dan semua orang yang bersama- sama dengan dia takjub oleh karena banyak nya ikan yang telah mereka tangkap, demikian juga, Yakobus dan Yohanes anak- anak Zebedeus yang menjadi teman simon. Kata Yesus pada Simon, “ jangan takut mulai sekarang engkau akan menjala manusia. sesudah menarik perahu- perahunya kedarat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikuti Yesus.

4 Lapisan makna dalam cerita ini adalah:

  1. Historia

Ayat ini merupakan cerita kisah nyata antara Tuhan Yesus dan murid- muridNya.  Ini adalah teks injil yang artinya teks yanag berfokus kepada Kristus dan pelayanannya. Dibalik cerita ini ada spiritual meaning. Alur cerita: Yesus mengajar diatas perahu di pantai genesaret, Yesus menyuruh Petrus membawa  menangkap ikan / menjala ikan  siang hari ditengah danau, Petrus mengikuti perintah Yesus yang adalah rabi / guru, ikan banyak didapat pada siang hari, Petrus mengaku dirinya orang berdosa, tetapi Yesus menyatakan bahwa sekarang Petrus adalah penjala manusia bukan lagi penjala ikan, Petrus bersama Yakobus dan  Yohanes meninggalkan pantai dan mengikut Yesus.

  • Theoria

Yesus mengajar di atas perahu di pantai artinya : injil pertama disampaikan kepada orang yang ada di pantai yaitu orang Israel.

Perahu adalah kehidupan. Kehidupan kita perlu ada Yesus didalamnya supaya kehidupan. Jala adalah injil yang harus disampaikan. Petrus disuruh menjala ikan disiang hari , secara pikiran manusiawi, tidak mungkin siang hari ada ikan, biasanya malam hari para nelayan melaut, tadi malam juga Petrus dan teman- temanya melaut, tetapi ikannya tidak ada. Yesus bukan seorang nelayan tetapi tukang kayu. Yesus menyuruh Simon menebar jala di tengah danau dan Simon menaati Yesus sebagai Tuhan yang Maha kuasa. Simon dengan imannya menaati Yesus. Manusia memiliki  akal pikiran dan juga memiliki iman. Jika iman adalah dasar hidup kita maka akal pikiran kita akan dibaharui di dalam Kristus. Menjala ikan ditengah danau itu menggambarkan tentang injil yang harus dikabarkan di luar bangsa Israel, sehingga semua bangsa di selamatkan oleh Allah, yang mengabarkan injil adalah murid – murid Tuhan Yesus termasuk Petrus. Petrus menjala ikan di tengah danau adalah gambaran ketika Petrus menjala manusia, berkhotbah kepada orang- orang yang beragam- ragam bangsa dan budaya, sehingga ada 3000 orang memberikan dirinya dibaptis, menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

                Petrus mendengarkan perintah Yesus menunjukkan bahwa sekalipun ia orang yang bekerja keras, setiap malam selalu melaut, tetapi ia sadar bahwa pekerjaan tanpa pertolongan Allah maka pekerjaan itu sia- sia dan tidak karuan (Yohanes 15: 5). Marilah kita mempersilahkan Yesus masuk dalam perahu kehidupan kita supaya hidup kita ini penuh dengan makna. 

  • Obedience

Titik balik kehidupan kita adalah dari mengandalkan pikiran manusia menjadi mengandalkan iman kita kepada Yesus. Hal itu terjadi jika saya dan kita semua memiliki kerendahan hati mendengarkan perintah Yesus dan melakukannya tanpa berdebat tanpa mencari alasan- alasan.

  • Anagogic

Tuhan Yesus meminta kita melakukan perintah-Nya  yaitu mengabarkan injil dengan kerendahan hati karena kita dipanggil untuk menjadi orang- orang suci dan manunggal dengan Dia.

Pribadi Yesus

                Ada 6 ajaran sesat karena salah memahami Yesus.

  1. Abonism: menyangkal  bahwa Yesus  bukan Allah
  2. Arianism: Yesus tidak sepenuh Allah
  3. Docetism: Yesus bukan manusia
  4. Apollinarism: Yesus tidak sepenuh manusia
  5. Nestorianism: Yesus punya 2 pribadi
  6. Eutychianism : Yesus punya 2 pribadi tetapi naturenya telah menjadi manusia

Ke 6 ajaran sesat diatas di serang balik oleh konsili 3- 7.

Jadi Yesus adalah Allah tetapi Allah bukan Yesus. Yesus adalah Tuhan dan Tuhan adalah Yesus. Yesus memiliki 1 pribadi tetapi kodrat / nature nya ada 2 yaitu manusia dan ilahi, 2 nature ini manunggal secara tak terbagi- bagi, tak terpisah – pisah, tak berbaur dan tak kacau balau. Dia sepenuhnya Ilahi.  Dia sepenuhnya manusia. Dia Allah sempurna dan manusia sempurna.

Parfum (Kidung Agung 1: 12)

Teks:

Sementara sang raja duduk pada mejanya, semerbak bau narwastuku.

 (Sol 1:12 ITB)

Septuaginta: sementara Raja itu, dia ada disekitar mejanya, minyak narwastuku memancarkan harum

Sintaktik konten:

  1. sementara Raja didekat meja, minyak narwastuku memancarkan harum

Raja: Kristus. Bau narwastu . Markus  16: 3; Mat 26: 6-7; Yoh 12:3 nama perempuan itu adalah Maria dari Betania. Yoh 12: 3 adalah tipologi dari Kid 1: 12; Lukas 7:37.  Maria menyeka Yesus dari Rambut sampai kakinya. Maria bersaudara dengan Marta dan Lazarus. Keluarga ini menyingkir keluar dari Yerusalem, mereka menolong pelayanan lazaraus sampai ke beberapa pulau sampai ke siprus. Lazarus adalah bishop pertama di Siprus atau yunani.

Origen mengajarkan bahwa ini digenapi dalam diri Maria. Kristus adalah orang yang diurapi . Yesus memilik 3 jabatan dan Ia layak diurapi yaitu Yesus adalah nabi, Yesus adalah raja, Yesus adalah imam. Ruang penuh bau harum atau minyak harus dipersiapkaninya, arti ayat ini adalah Sebagai jemaat, kita harus mempersiapkan diri untuk kedatangan Kristus. Maria dari betania mengantisipasi bahwa ada mempelai laki- laki yang akan datang, dan akan diurapi untuk kematian Kristus. Minyak adalah antisipasi berjaga- barjaga menyambut Kristus. Minyak yang berbau harum, dicurahkan kepada Kristus, mengantisipasi diri kita, bahwa Kristus akan datang untuk diri kita. Kita harus berjaga- jaga. Maria dari Betani di beri visi bahwa Yesus adalah  Sang  raja maka sebelum Ia mati, Ia harus diurapi.

Minyak itu juga adalah Kristus itu sendiri. Yesus ketika diurapi, kita sendiri yang menerima keharuman dari minyak itu (2 Kor 2 : 15 “sebab kami adalah bau harum Kristus”). Yang  jadi minyak adalah Yesus, dan keharuman minyak adalah kita, tubuh kita memancarkan harum, keberadaan kita menunjukkan bahwa Yesus ada.  Jika kita mengurapi Yesus maka wangi itu akan sampai kedalam diri kita juga. Bau harum itu menunjukkan bahwa kita dilahirkan dari Kristus. Kita kasih Dia persembahan.  Pengurapan kepada Kristus harus penuh iman, harus yang berharga, diberi dengan penuh kasih (markus 14: 6 ) .

Kita diajak untuk melakukan yang baik yang memang Allah sudah persiapkan kita. Cara memperiapkan diri adalah melakukan pekerjaan baik yang sudah dipersiapkan Allah kepada kita.  Ef 2: 10; ibr 13: 21.  Untuk melakukan yang baik kita butuh minyak. Minyak ini adalah sangat mahal, minyak itu adalah Kristus. Untuk melakukan yag baik yang pertama terlebih dahulu adalah kita harus memiliki Kristus, karena Yesus adalah minyak yang mahal. Kalau kita mau melancarkan keharuman Kristus, kita perlu memperlakukan Kristus menyatakan kemuliaan-Nya dalam perkataan bahwa kita adalah bau harum Kristus. Saat kita memuliakan Kristus kita sedang menyentuh Kristus. Mazmur 104 : 15 , Yesus adalah Anggur atau air yang menyegarkan kita, Yesus adalah minyak, Yesus adalah roti hidup , dan Ia juga adalah bau harum dunia. Ibrani 5 : 14 , Ia adalah makanan. Makanan ini adalah Firman Allah, membuat jiwa kita memenuhi anugerah, makanan keras adalah  Firman Tuhan yang membuat kita semakin dewasa. Kita harus terus menjadi orang dewasa, memakan makanan yang keras.  Ibrani 6 : 1, artinya bahwa semakin lama kita hidup, artinya Kristus semakin dekat, kita harus makan  makanan yang keras, meninggalkan hal – hal yang tidak membuat kita maju- maju. Banyak orang suka memperdebatkan  hal – hal yang dasar tetapi lebih baik memkirkan hal- hal yang lebih maju. Jika tidak makan- makanan keras maka orang Kristen bisa murtad karena tidak pernah bertumbuh secara rohani. kita harus berjuang menjadi orang dewasa didalam Kristus.

Kalau Kristus adalah terang dunia dan roti kehidupan maka Yesus juga adalah minyak narwastu, untuk itu kita harus punya kepekaan ciuman terhadap bau wangi Kristus, sebab yang jadi minyak adalah Kristus. Kita bukan mminyak tapi kita adalah bau harum minyak. Kita punya kepekaan bisa mencium keharuman Firman Tuhan atau Kristus, dengan terus Berjaga- jaga dan berdoa.

Obedience : kita perlu mengingat bahwa kita semua adalah bau harus kristus dengan terus mencium kehadiran Tuhan dalam hidup, menikmati setiap proses yang membuat kita semakin dewasa dalam Kristus dan terus berjalan didalam perintah Tuhan

Anagogic adalah : kita mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Kristus, dengan cara menguduskan diri, kita tidak boleh kosong akan anugrah Allah.

Roman Catholicism

Gereja ini adalah gereja mula- mula  yang ada di Eropa barat. Tetapi gereja ini terus berkembang keseluruh dunia. Kata “katolik” adalah untuk membedakan antara gereja orthodox atau gereja timur dengan Gereja barat yang ada di Roma. Petrus dan Paulus menginjil di Roma, maka ada gereja di Roma.  Pada tanggal 16 Juli 1054 merupakan masa kelam gereja karena gereja Roma berpisah dari gereja – gereja yang ada di timur. Penyebab pecah gereja ini adalah gereja          Roma mengutus utusannya ke gereja Antiokhia, untuk menyampaikan keinginan Paus. Paus ingin punya kuasa kepada seluruh orang Kristen, Gereja timur tidak mau mengakui bahwa Paus punya kuasa atas seluruh gereja – gereja yang ada di dunia, jadi ia mengirimkan dokumen perpisahan. Salah satu penggalan kalimat dari suratnya adalah   “ Mari Allah akan melihat dan memutuskan”.

Doktrin itu bisa direvisi

Gereja Katolik Roma percaya bahwa doktrin itu bisa direvisi dari ajaran sebelumnya, sedangkan gereja timur  percaya bahwa doktrin adalah kebenaran dan tidak bisa diubah- ubah. Contoh doktrin yang berubah- ubah  gereja Katolik Roma adalah di abad 4,  “hanya  dalam gereja  katolik ada keselamatan” sedangkan  di  akhir abad ke 4 , mereka menyatakan bahwa “keselamatan ada juga diluar katolik”.

Ajaran iman orthodox adalah Yesus lahir melalui perempuan karena Yesus adalah Firman Allah, Yesus bukan pribadi baru. Yesus mengambil kemanusiaan Maria, dimana kemanusiaan ini berasal  dari Adam yang jatuh dalam dosa. Tujuan Yesus menjadi manusia supaya memperbaharui kemanusiaan adam diperbaharui menjadi kemanusiaan yang baru.

Iman dan berlogika atau berargumen atau akal budi

Doktrin katolik yang berbeda dari Orthodox adalah memakai filsafat untuk menjelaskan iman. Contoh Thomas Aquines banyak memakai pikiran Aristoteles. Generasi Aquinas sangat mengedepankan Filsafat untuk menjelaskan iman. Segala sesuatu harus berdasarkan logika, jika kebenaran tidak masuk akal maka kebenaran itu salah. Kritikannya adalah, rasional kita menolong kita untuk menjelaskan  atau mendukung kebenaran iman tetapi rasional bukan elemen yang harus ada dalam iman Kristen. Contoh? Bagaimana membuktikan bahwa perawan bisa lahir? Secara iman kita percaya bahwa “Maria perawan bisa melahirkan karena ada campur tangan ilahi- hal ini tidak bisa kita buktikan dengan rasional manusia.

Tentang Kerohanian

Katolik dalam kerohanian muncul kerohanian yang tidak seimbang. Fragmen terpecah antar tubuh tidak bisa integrasi dengan pikiran, ada yang berfokus pada materi tubuh dari pada jiwa. Contohnya, kesenian  Baroque yaitu patung yang telanjang. Hal ini disebabkan karena yang ditekankan adalah tubuh manusia.

            Franciscan menekankan kepada orang miskin, dan kebutuhan – kebutuhan  manusia, ada juga yang menekankan memperbaharui jiwa mereka. Mel Gibson’s seorang sutra dara film Yesus menekankan tubuh Yesus yang sangat tragis. Kenapa? Sebab dasar doktrin mereka adalah penyaliban adalah untuk memuaskan hati Allah. sedangkan Orthodox percaya bahwa penyaliban Yesus adalah begitu tenang sekalipun mereka menderita, hal ini disebabkan karena doktrin mereka bahwa Yesus disalib karena kasih-Nya kepada manusia.

Legalis

 Kalau berdosa harus dibayar, harus ada sejumlah bayaran untuk menghapus dosa- dosa dengan perbuatan baik. Ada api penyucian, orang katolik percaya bahwa kehidupannya waktu didunia adalah kejahatan, untuk itu dia harus masuk pugatory atau api penyucian. Atau harus mengucapkan 10 doa maria supaya dia diampuni dan layak masuk surga.

            Dalam katolik ada orang yang menekankan kepada hal- hal  misteri dan  ada juga yang menekankan kedagingan atau duniawi, hal ini memunculkan grup – grup yang sangat kontradiksi.

Papal Supremacy

Adalah Paus satu – satunya penguasa orang Kristen yang ada diseluruh dunia, hal ini membuat gereja orthodox tidak mau mengikuti keinginan gereja katolik. Paus mengatakan bahwa ia punya kuasa atas perintah Petrus. Hal ini tepapar jelas dalam surat vantikan pertama.

            Tahun 1439 gereja Katolik meminta supaya Gereja Ortohodox untuk takluk ke Gereja Katolik.  Pada Vatikan ke -2 tahun 1965 masih mengatakan bahwa gereja Katolik punya kuasa dan satu- satu nya kepala gereja. Hal ini ditolak sebab kepala gereja adalah Kristus, tidak perlu vikar karena Yesus selalu hadir dalam pribadi gerejanya. Ayat perdebatannya adalah Matius 16 : 19 “Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” Tetapi ayat ini ada kaitannya Yoh 20: 23; Wahyu 1: 18, yang memegang kunci sorga dan kunci maut adalah Kristus dan bukan Petrus. Petrus adalah pemimpin para rasul sebab nama murid yang pertama disebutkan adalah Petrus, disebut “Chair of Peter” tapi bukan Cuma Petrus para rasul juga ikut. Itulah akibatnya gereja Katolik percaya bahwa gereja mereka adalah gereja yang sah.

Papal infallbility (Paus tidak bisa salah)

            Ada didalam vatikan 1

Tentang filique

Filique artinya doktrin bahwa Roh kudus itu keluar dari Putra.  Tetapi iman Orthodox tidak setuju. Allah secara esensi tidak bisa diketahui, hanya bisa diketahui melalui energi. Katolik percaya bahwa tidak ada esensi dan energi, bahwa Tuhan itu absolute simple, satu, singular (vatikan 1 tahun 1870), jadi Allah lebih ditekankan dengan atribut Allah. Katolik mencampur baurkan antara energi Allah dengan esensi. Jhon Damaskus orang orthodox  menulis bahwa esensi Bapa jauh melampaui diri kita, sekalipun kita percaya bahwa Allah tidak punya bagian tubuh, tapi Allah itu punya kasih, punya kesabaran. Ini menunjukkan Allah mengasihi manusia secara penuh. Allah dengan energi-Nya bisa berbicara kepada manusia , hal ini bukan berarti Allah punya mulut tetapi hal ini kita tidak tau. Gregori palamas menulis bahwa Gregory: “The energies are various, and the essence simple, but we say that we know our God from His energies, but do not undertake to approach near to His essence. His energies come down to us, but His essence remains beyond our reach” (Letter 234). Allah itu kita percaya bahwa punya Energi yang membuat kita mengenal Dia dan juga punya esensi atau kekekalan. Walaupun kita tidak tau Allah seperti apa, kita bisa melihat energi Allah supaya kita bisa menjangkau (Yoh 1: 18; 1 Yoh 4: 12).  Contoh Energi Allah adalah inkarnasi Kristus, melalui Firman Allah. Jadi , kita akan sama seperti Allah dalam energi Allah bukan didalam esensi Allah. artinya : kita tetap manusia tetapi manusia ilahi oleh kuat kuasa energi Allah tadi bukan oleh esensi Allah.  Tidak mungkin manusia bisa berubah menjadi Allah.

Sesi ke 2.

God As Man

Ajaran yang berbeda adalah : DOKETISM: Yesus hanya pura – pura jadi manusia.Yesus adalah satu- satu nya Allah dan manusia sekaligus. Manusia tidak bisa datang kepada Allah, Allah hanya bisa datang kepada manusia dengan menjadi manusia (Yoh 3: 16). Jadi, inkarnasi adalah wujud kasih Allah. Dalam inkarnasi ada penebusan (membayar kembali dengan harga tertentu), dengan inkarnasi menjadikan manusia  bisa segambar dan serupa dengan Allah. Saat percaya Yesus bukan hanya status yang berubah tetapi diri kita sendiri yang berubah. Dalam Konsili ke 3 menegaskan bahwa yang melahirkan Yesus adalah ibu Maria, yang dikandung maria adalah bukan manusia baru tetapi benar – benar Firman Allah yang sudah ada sejak kekal. Yesus se nature dengan manusia, Yesus se nature juga dengan Allah. Artinya Yesus punya 1 pribadi tetapi nature Nya ada 2 yaitu manusia dan Allah.

Dalam konsili 5, Firman Allah benar- benar menderita dalam daging, Tuhan benar- benar mati. Dalam konsili 6  mengatakan bahwa Kristus itu punya kehendak ilahi dan juga punya kehendak manusia. motolesme tidak percaya Yesus punya kehendak manusia. Monoenergisme percaya Yesus hanya punya energi Allah.

Salvation and sharing

Keselamatan itu mengambil bagian dalam keselamatan Kristus. Tubuh, roh dan jiwa kita harus benar- benar baru. Keselamatan itu harus benar- benar mengubah tubuh, jiwa dan Roh kita. Kristus mengambil kemanusiaan kita yang rusak kemudian Dia ubah menjadi kemanusiaan yang baru. Kemanusiaan itu adalah seperti pakaian. Kemanusiaan yang baru dari Kristus harus benar- benar  mengubah tubuh , jiwa dan roh dengan cara seperti Kristus yaitu taat sampai Dia mati. Taat sampai mati menunjukkan perubahan secara total.

Manusia adalah rohani dan jasmani. Yesus mati untuk menyelamatkan roh manusia dari yang mati menjadi hidup, itu sebabnya ada paskah. Yesus tubuhnya mati dikayu  salib tetapi kemudian tubuhnya bangkit lagi dengan memakai tubuh yang mulia. Kebangkitan Kristus akan kita alami yaitu kebangkitan tubuh supaya kita mengalami kebangkitan tubuh yang mulia. Jadi, Yesus mati secara roh supaya Ia bisa menyelamatkan roh dan tubuh manusia. Yesus bangkit menunjukkan kemenangan. Kita percaya kita akan mengalami seperti Kristus juga.

Kesimpulan

            Belajar doktrin gereja Katolik mengingatkan kita lagi bahwa kepala gereja bukan paus tetapi Kristus. Hanya Tuhan Yesuslah gembala kehidupan kita. selain itu, tentang penebusan dosa, bahwa kita tidak bisa menebus diri kita sendiri selain Kristus. Hanya Kristus yang bisa mendamaikan kita dengan Allah karena Dia punya 2 nature yaitu nature Allah dan nature manusia sedangkan pribadiNya hanya satu. Untuk itu marilah kita percaya kepada Allah yang telah menjadi manusia supaya kita manusia bisa memiliki tubuh yang ilahi dan memiliki kehidupan yang kekal.

Kisah Hidup Jana Suci Sofia dan ke Tiga Putrinya dan Arti Emas Dan Perak Dalam Kidung Agung 1: 11-12a

Kisah Hidup Jana Suci Sofia dan ke Tiga Putrinya

Setiap tanggal 17 September gereja memperingati kematian St Sofia dan ke 3 anaknya. Kisah mereka adalah sebagai berikut. Ada seorang ibu bernama Sofia, punya anak bernama  Pistik atau iman (12 tahun), Elpis atau pengharapan (10 tahun) dan Agape atau kasih (9 tahun).  Mereka adalah keluarga kristen saleh yang mati martir. Mati martir artinya orang yang mempertahankan imannya sampai mati dengan cara dibunuh atau dengan cara disiksa. Mereka inilah adalah orang- orang yang tidak menyangkal Yesus sampai tubuh mereka mati.

Mereka tinggal di Italia pada zaman pemerintahan Hadrian (117 – 138 masehi). Ibu mereka mengasihi, merawat dan membimbing anak- anaknya  baik dalam iman, pengharapan dan kasih kristen. Pada waktu itu, kaisar Hadrian mendengar tentang mereka yang percaya kepada Kristus, sedangkan pada saat itu salah satu dewa yang boleh disembah adalah kaisar, sebab kaisar setara dengan dewa jupiter. Ke tiga anak yang masih remaja ini disuruh untuk menyangkal Kristus dan menyembah kaisar. Tetapi mereka semua tetap teguh dan tidak mau menyangkal iman mereka kepada Kristus. Kemudian mereka bertiga pun dipisahkan ditempat yang berbeda, sebab kaisar berpikir mungkin karena mereka selalu bersama makanya mereka tidak mau peduli dengan perintah kaisar.

Pistis Anak pertama, kemudian diajak masuk dan dengan  berani menolak sanjungan kaisar dan menghina perbuatan – perbuatan kaisar yang tanpa malu dan siasatnya yang sia- sia terhadap orang – orang Kristen. Kaisar pun mengamuk dan menyuruh prajuritnya untuk menguliti pistis, dipukuli tanpa ampun, dan buah dadanya dirobek tetapi ajaibnya bukan darah yang keluar tapi air susu. Siksaan – siksaan ditanggungnya namun tanpa tersakiti sebab pistis dilindungi oleh kuasa Allah. Akhirnya para prajurit itu memenggal kepalanya. Sophia menguatkannya untuk menerimanya dengan sukacita akan kematian yang akan menyatukannya dengan Kristus.

Anak kedua bernama Elpis yang masih berusia 10 tahun, masuk dihadapan kaisar tetapi tetap mengakui Kristus dengan keteguhan yang sama seperti kakaknya, akhirnya dia pun dipukuli dilemparkan dalam perapian yang menyala- nyala namun api itu padam ketika api itu menyentuh Elpis yang didalamnya kasih Allah menyala dengan nyala yang lebih kuat dari pada api duniawi. Jadi api dunia bisa Allah ubah dengan api kasih dan api kasih Allah ini lebih dahsyat api dunia. Akhirnya Elpis mati oleh pedang tetapi hatinya tetap mengucap syukur kepada Allah

Anak ke tiga bernama Agape yang masih berusia 9 tahun, menghadap kaisar yang terkenal dengan amukannya tetapi walaupun masih kecil ia tetap teguh kepada Kristus. Akhirnya  ia disiksa, dicambuk, dibuang ke dalam api, apinya padam , dan akhirnya mati dipenggal. Ibunya Sofia, satu sisi menangis tapi bersukacita karena anaknya tidak meninggalkan imannya. Sofia artinya hikmat. Pelajaran buat kita adalah tak peduli usia, keadaan, lingkungan , relasi dengan saudara atau kerabat, semuanya tidak mempengaruhi kita tetap mengikut Yesus. Anak  harus diajarkan dari kecil sampai remaja untuk ikut Tuhan Yesus. Orang tua bertanggung jawab mendidik anak.  Dalam pelayanan banyak kesulitan, tetapi ingat lagi para jana suci yang mati martir karena Kristus. Gereja selalu memperingati akhir hidup secara daging. Tujuannya supaya tetap setia kita sampai mati. Hidup dengan penuh keberanian dalam kekudusan , sekalipun salib berat, kita perlu tetap ikut Yesus.

Arti Emas Dan Perak Dalam Kidung Agung 1: 11-12a

Indonesia Terjemahan Baru:

Kami akan membuat (Imperfect) bagimu perhiasan-perhiasan emas dengan manik-manik perak.

Bahasa Ibrani:

תּוֹרֵי זָהָב נַעֲשֶׂה־לָּךְ עִם נְקֻדּוֹת הַכָּסֶף

Bahasa Yunani:

ὁμοιώματα χρυσίου ποιήσομέν σοι μετὰ στιγμάτων τοῦ ἀργυρίου (Sol 1:11 BGT)

Dalam bahasa Ibrani, תּוֹרֵי (Sol 1:11 WTT) ( baca Tora) artinya adalah “perhiasan” sedangkan dalam bahasa Yunani kata ini diterjemahkan ὁμοιώματα  (baca: Homoiomata)  artinya like ness artinya figur atau bentuk.

Jadi, dalam terjemahan septuaginta, ayat ini diterjemahkan dengan kalimat seperti berikut ini “kami akan membuat bagimu ornamen/ figur  / serupa emas dengan tanda perak.

Setelah kita mempelajari terjemahan – terjemahan ayat dan juga menganalisis setiap kata, maka langkah selanjutnya adalah menentukan Sintaktik Content. Tetapi, sebelum itu kita harus perlu tau dimana subjek dan dimana predikat. Subjeknya adalah kata “kami “, sedangkan predikatnya adalah “ akan membuat untukmu perhiasan- perhiasan  atau figur emas dengan dikelilingi manik – manik dari perak.

            Setelah kita menentukan subjek dan predikatnya, maka langkah selanjutnya adalah menentukan poin dari ayat tersebut.

Poin:

  1. Apa artinya perhiasan emas?
  2. Apa artinya perhiasan perak

Origen berkata bahwa teman- teman yang ada disekelilingi mempelai pengantin laki- laki, adalah mereka yang menerima tanda yaitu perhiasan emas dan perhiasan perak. Jemaat atau gereja selalu  ditandai oleh  penyertaan para malaikat, nabi- nabi dan patriakh atau pemimpin gereja mereka. Contohnya, Kristus sendiri pada waktu dibaptis, setelah dibaptis Dia dicobai di padang gurun tetapi Ia ditandai dengan malaikat yang melayani-Nya. Hukum Taurat juga ditahbiskan malaikat melalui pengantaranya yaitu nabi Musa. Dalam Ibrani  2: 2 (“Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal”)  menegaskan bahwa Firman Tuhan ditandai oleh peranan malaikat terhadap para penulis Alkitab. Jadi, emas adalah malaikat perantara, para nabi dan para imam atau pemimpin Gereja. Gereja atau mempelai perempuan dalam Perjanjian Lama dianggap masih kecil. Oleh  karna mereka masih kecil maka mereka mendapat hukum Taurat (Galatia 4: 1-2 “Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikitpun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu; tetapi ia berada di bawah perwalian dan pengawasan sampai pada saat yang telah ditentukan oleh bapanya” ). Ayat ini sedang berbicara tentang  gereja yang masih kecil. Sampai genap waktunya ( Galatia 4:4 “Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat”). Jadi, hukum dianggap kecil tetapi pada waktu kegenapannya maka akan datang mempelai laki- laki  yang lahir dari seorang perempuan dan dibawah hukum Taurat. Ini adalah gambaran kita. Hukum Taurat diberi perantara melalui malaikat dan akan diwujudkan melalaui inkarnasi. Awalnya belum jelas tetapi makin lama makin jelas. Jadi, mempelai perempuan atau gereja sudah ada sejak Perjanjian Lama hanya masih kecil sehingga mereka dilayani atau ditandai oleh para malaikat. Jadi, sepanjang sejarah para malaikat selalu melayani manusia, bahkan sebelum dunia dibentuk (Efesus 1: 4) . Artinya adalah baik Firman Allah yang akan wujud dalam Kristus, demikian juga gereja dari penciptaan manusia adam dan hawa, bahkan sebelum diciptakan ( Mazmur 73 :  2) pada saat itu sudah ada gereja. Kenapa? Karena sudah ada Anak Allah  atau Firman Allah). jadi , sejak semula telah  ada mempelai laki – laki maka pada saat yang sama mempelai perempuan juga ada. Artinya: tidak lain pasangan Kristus adalah tetap manusia.

Ornamen- ornamen adalah para nabi, rasul, malaikat (Efesus 2: 20 “yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru” ). Jadi, ke tiga pasukan ini akan melayani gereja. Efesus 5 : 25 – 26  “Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman”). Ayat ini menunjukkan bahwa Kristus menyucikan gereja-Nya dengan Firman- Nya. Jadi sejak awal , kita sudah dikasihi Tuhan Yesus, untuk itu kita perlu meresponi kasih-Nya.

Kita yang dilayani hukum taurat, harus tau melayani manusia dan pada akhirnya hukum itu menjadi kebenaran dalam bentuk jasmani dan kelihatan yaitu pribadi Yesus Kristus. Contoh : tabernakel akan menjadi jasmani Kristus, artinya

dilayani oleh kebenaran dengan tidak bertubuh jasmani tetapi nanti akan jadi nyata, jasmani dan kelihatan.

            Sedangkan menurut Nyssa, berkaitan dengan kuda yang disucikan, dihiaskan dengan emas untuk mempercantik kuda sehingga gereja dipercantik dengan ornamen emas. Nyssa berkata , ditandai dengan emas artinya “serupa emas” (2 kor 12: 3-6 ) ada kata- kata  yang berasal dari surga. Kita  orang Kristen seperti menerima radiasi  sinar kemuliaan. Paulus berkata, ada cahaya kemuliaan  Allah menandai gereja. Cahaya kemuliaan Allah adalah Kristus ( Ibrani 1: 3; Yoh 1: 1). Ini semua adalah hal- hal yang keliatan seperti emas, yang bisa melihat hanyalah  orang – orang yang bisa melihat kebenaran. Yang disebut orang percaya adalah bersinar seperti emas tetapi bukan emas.

Dikelilingi manik-manik perak. Perak adalah kata- kata  tindakan  yang menegaskan tentang kemuliaan Allah yang ada dalam diri kita. Dalam  Amsal 10: 20 (Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya ), lidah orang benar adalah seperti perak dalam api. Jadi, kalau kita berornamen seperti emas, maka yang menegaskan siapa kita adalah perkataan kita.

Walaupun Paulus bisa melihat kemuliaan diluar pikirannya, dan pada akhirnya kita yang seperti emas, tidak memanifestasikan Allah tetapi kita menerima cahaya dari Allah yaitu tubuh  ilahi dari Allah. Contoh: matahari  adalah Allah memantulkan cahayanya kepada  bulan yang adalah orang percaya, sedangkan yang melihat bulan adalah orang- orang  yang ada disekitar orang percaya baik yang kristen maupun yang bukan kristen. Orang bisa melihat cahaya matahari melalui bulan demikian juga kita, orang bisa melihat Allah melalui sikap hidup kita sehari- hari.  Menerima cahaya dari Allah adalah seperti transfigurasi  Yesus. Kita orang percaya adalah akan terkena sinar Yesus. Itu sebabnya Yesus mengatakan bahwa “ kamu adalah terang dunia”. Terang berasal dari Allah (Matius 6: 22-23 )“ matamu adalah terang bagi tubuhmu” . Berbicara tentang emas yaitu kemuliaan Allah  merupakan berbicara tentang diluar pengetahuan yang rasional  tetapi kemuliaan Allah bisa diterima dengan iman. Terang Allah muncul dari mata hati, tubuh adalah terang juga karena mendapat pancaran sinar dari mata hati. Mata hati adalah mata dari jiwa atau dari nous. Cahaya Allah hanya diterima melalui iman. Mata jiwa yang pertamalah yang  menerima terang Allah. Mata jiwa yang diterangi Allah akan kelihatan dari perbuatan tubuh kita sehari- hari, sehingga semua orang yang ada disekitar kita akan melihat bahwa ada  terang Yesus di dalam hati kita. Hidup kita itu seperti  lampu.  Kita bisa melihat sekitar kita karena ada lampu, jika lampu dimatikan maka kita tidak bisa melihat apa- apa. Tanpa Allah, kita bukan siapa- siapa,  kita tidak bisa  melihat apa yang ada di sekitar. Begitu  Yesus hadir di dunia, maka terang terpancar kemana- kemana, sehingga seluruh orang di sekitarnya akan menjadi terang. Yesus adalah sumber terang, dan kita butuh terang supaya kita bisa melihat dan bisa berjalan dalam terang. Mari menerima terang Allah dan memancarkannya kepada orang yang ada disekitar kita. hidup kita akan gelap jika tidak ada Kristus yang menerangi nous kita sendiri. ini adalah arti secara rohani. Jadi, yang menyerupai emas adalah nous, dimana begitu nous menangkap terang Allah maka akan dipancarkan ke seluruh tubuh. Iman adalah adalah seperti sakelar lampu. Jika lampu dimatikan dengan sakelar maka lampu mati. Iman adalah seperti  sakelar. Jangan kita berhenti beriman kepada Allah  supaya sinar Allah tetap masuk dalam nous. Jika sinar masuk maka seluruh tubuh akan menjadi terang, seluruh pancar indra akan memancarkan terang tersebut.

Kesimpulan dalam ayat ini yang penting kita ketahui adalah kita adalah pantulan cahaya kemuliaan Kristus, dan perbuatan kita adalah menghiasi kemuliaan yang dari Kristus tersebut. Hal ini menegur diri saya sendiri karena terkadang saya percaya Kristus tetapi perkataan saya tidak memberkati.

Pakaian Pesta (Matius 22: 1-14)

1   Lalu Yesus berbicara pula dalam perumpamaan kepada mereka:

2  “Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.

3  Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang.

4  Ia menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya: Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini.

5  Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya,

6  dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya.

7  Maka murkalah raja itu, lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka.

8  Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu.

9  Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu.

10  Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.

11  Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.

12  Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.

13  Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.

14  Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”

Historia:

            Kejadian yang kita amati  dari ayat diatas adalah seorang

  1. Raja yang mengadakan pesta pernikahan untuk putranya.
  2. Untuk memeriahkan pesta, raja menyuruh hamba – hambanya mengundang semua , tetapi tidak ada yang datang
  3. Undangan ke 2 kembali diedarkan melalui hamba lain, tidak mau datang juga karena mereka lebih peduli dengan hal- hal duniawi dan keuntungan dunia (mengurus usaha dan pergi ke ladang). Lebih sadisnya, mereka malah membunuh utusan raja tersebut.
  4. Raja murka, membinasakan pembunuh, membakar kota tempat tinggal orang yang membunuh hamba-hambanya
  5. Raja kemudian menyuruh hambanya ke persimpangan jalan, mengundang siapa saja yang dijumpai untuk datang ke pesta,
  6. Yang dijumpai bermacam- macam ada orang jahat dan ada orang baik, dan mereka pun datang ke pesta sehingga rumah pesta penuh
  7. Dipesta, ada seorang yang datang dengan tidak berpakaian pesta,
  8. Karena itu, tangan dan kakinya pun diikat, dibuang ke kegelapan yang paling gelap, ditempat itu ada ratap dan kertak gigi.

Teoria:

Perumpamaan Tuhan Yesus adalah alegori narrative atau cerita. Alegori narrative artinya ada makna dibalik perumpamaan  Tuhan Yesus. Kerajaan surga adalah seperti perjamuan kawin atau seperti pesta pernikahan, mengundang orang  datang ke pesta artinya mengabarkan injil atau menyampaikan injil, orang yang menolak undangan adalah orang yang tidak percaya pada Kristus atau injil. Orang yang datang ke pesta adalah orang percaya kepada Kristus.  Orang yang datang ke pesta dan memakai baju pesta adalah orang yang percaya Kristus dan hidup menurut imannya kepada Kristus. Marilah kita menilik diri kita sendiri, dimana posisi kita. Kalau saya, saya adalah orang yang datang kepesta karena saya sudah menerima Yesus tetapi saya tidak berpakaian pesta yaitu tidak hidup menurut iman kepada Kristus.

            Orang yang tidak percaya adalah orang yang tidak peduli dengan imannya dan bermusuhan dengan Kristus.

            Orang Kristen belum tentu masuk sorga, karena orang yang sudah percaya, mengenakan pakaian Kristus (Galatia 3:27) harus tetap menjaga baju pestanya dari noda. Menjaga baju pesta dari noda adalah menjaga kekudusan hidup dari dosa dan dari  perbuatan kita yang jahat sebelum percaya dan mengenal Yesus. Jika kita mengaku bahwa Yesus adalah juruselamat secara pribadi maka bukanlah saatnya memiliki gaya hidup yang memuaskan hawa nafsu. Jika kita memuaskan hawa nafsu maka kita sedang memakai baju compang – camping dan bukan baju pesta. Mengenakan baju pesta Kristus artinya memiliki hidup yang memuaskan keinginan Kristus. Galatia 2: 20 dibaptis dalam Kristus artinya menanggalkan pakaian kotor dan memakai pakaian baru yaitu ikut serta dalam kematian,  dan penguburan dan kebangkitan Kristus dalam diri.  Pakaian adalah  tubuh dan darah Kristus nempel dalam jiwa. Pakaian baru atau mengenakan Kristus  ibarat sebagai senjata terang ( Roma 13: 14). Baju pesta yang dipakai harus terus dirawat dari kotoran dosa sampai raja pesta datang dan melayakkan kita masuk sorga.  bagaimana merawat tubuh yang ditutupi oleh daging dan darah Kristus? Secara jiwa, kita harus berkeinginan menjadi kudus dan secara tubuh, kita harus melawan dosa dan melakukan perbuatan kebajikan.

Moral:

            Moral yang ditemukan dari ayat ini adalah memperingati bahwa hati – hati menjadi orang Kristen. Percaya saja tidak cukup tetapi harus juga disertai dengan jiwa yang merindukan pribadi Kristus. Kemudian, tubuh kita harus melawan dosa dan melakukan kebajikan seperti kasih, kesabaran, penguasaan diri.

Aplikasi: setelah saya membaca ayat ini, saya akan mulai menata hidup, menguduskan diri dari keinginan daging dan mengendalikan diri dari berbagai godaan.

Pipi cantik (Kidung Agung 1:9-10)

Kidung agung 1: 9

  לְסֻסָתִי בְּרִכְבֵי פַרְעֹה דִּמִּיתִיךְ רַעְיָתִי

I compare you, my love, to a mare of Pharaoh’s chariots. (Sol 1:9 RSV)

Terjemahan literal :

Aku mengumpamakan / membandingkan kamu kekasihku dengan kuda betinaku  dari kereta – kereta Firaun

Subjek : Aku

Predikat : mengumpamakan / membandingkan kamu kekasihku dengan kuda betina dari kereta – kereta Firaun

Terjemahan Literal : Dengan kuda betina dari pada kereta-kereta Firaun kuumpamakan engkau, manisku.

נָאווּ לְחָיַיִךְ בַּתֹּרִים צַוָּארֵךְ בַּחֲרוּזִים   (Sol 1:10 WTT)

Moleklah pipimu di tengah perhiasan-perhiasan dan lehermu di tengah kalung-kalung. (Sol 1:10 ITB)

Terjemahan  literal: pipimu menjadi  cantik seperti burung perkutut (burung merpati yang masih kecil)  dan lehermu cantik seperti kalung – kalung (ini terjemahan literal dari septuaginta. Septuaginta lebih jelas penjelasannya)

4 level tingkatan cara membaca Alkitab:

  1. Historia.

Pada level 1 kita memperhatikan kata – perkata dalam ayat, memperhatikan bahasa asli, menentukan  subjek dan predikat. Kemudian menentukan poin- poin / sintaktik konten.  Poin – poin yang diperoleh dari ayat 9-10 adalah sebagai berikut:

  1. Aku membandingkanmu kekasih ku  dengan kuda betinaku dari pada kereta- kereta Firaun.
  2. Pipimu menjadi cantik seperti burung perkutut
  3. Lehermu seperti kalung- kalung.

Kata kunci :pipi, cantik, burung perkutut, leher, kalung, kuda betina, kuda, kereta- kereta Firaun

  • Teoria (Makna rohani)  :

Yesus datang dengan menyampaikan berita. Kita tidak bisa melihat Allah karna. Saat membaca Alkitab, maka kita semakin mengenal Kristus dan perkataan-Nya. Perkataan Tuhan Yesus juga adalah perkataan Allah, dan membaca Alkitab adalah memahami perkataan Allah, (baca buku origen 140- 148). Teks yang sudah diuraikan diatas mempunyai Roh yaitu pribadi Kristus dan Gereja Kristus. Kemudian ada doktrin yang menolong untuk memperbaiki moral. Dalam Bible works, ada ayat- ayat yang mendukung ayat yang sedang kita baca, setiap kata kunci yang kita temukan pada level 1 akan dijelaskan maknanya pada level 2 ini. Berikut penjelasannya:

Menurut Origen, arti kuda- kuda adalah jiwa Firaun dengan kejahatannya. Tapi dalam Wahyu, Kuda itu adalah Firman Allah. Kuda putih adalah tubuh dan kehidupan sekaligus. Tubiuh kuda putih adalah gereja. Kuda itu kemudian menenggelamkan diri. Kuda itu harus melewati penyaliban. Artinya kuda- kuda kawanan Allah harus memikul kuk. Kuk itu harus dialami oleh penunggangnya ( Matius 11: 28) dan kemudian kuda itu dibersihkan seperti kuda Firaun yang ditenggelamkan di laut. Kesimpulannya adalah kuda harus disucikan dan mengikuti kuda putih yang adalah Kristus (Wahyu:) . lain kata, kuda Firaun adalah seperti kita yang perlu disucikan untuk menjadi kuda putih. Semua pasukan kuda putih adalah orang- orang  yang telah dikuduskan Tuhan (Roma 6: 6- 7).  Air itu artinya orang yang dibaptis dalam penyaliban, kematian, dan kebangkitan, sehingga kita bebas dari dosa. Ada pasukan kuda Firaun dan ada juga pasukan firman Allah yaitu kuda putih dalam wahyu, Kuda putih ini membersihkan kuda Firaun.

            Menurut Gregory Nissa, ini adalah kemenangan Mesir karna Allah sendiri yang membebaskan dan melawan Mesir. Di dalam laut, kuda Firaun mati. Kata kuda artinya menuju kepada kekuatan yang tidak terlihat atau  suatu pasukan sorgawi yaitu pasukan keselamatan (Habakuk 3: 8). Allah mengendarai kuda dan kereta kemenangan atau keselamatan. Jadi, Firaun punya pasukan dan Allah juga punya pasukan ( Mazmur 68: 18). Dalam 2 Raja 2: 12 , ini adalah suatu kuasa kuda  (ada satu alam yang berkuasa).  Jadi ada pasukan Allah yang menguasai alam ini, bahkan ada pasukan Allah yang bisa mengangkat nabi Elia. Dalam Zakharia 1: 8 kuda menunjukan kepada keselamatan manusia. Jadi, ada beberapa pengertian kuda atau arti rohani dari kuda. Ada kekuatan yang membebaskan Israel dari Mesir yaitu kuda – kuda Allah, tetapi kuda ini mengajak kawanan kuda untuk ikut dipasang kuk yang artinya ikut pada aturan Allah (Ayub: 39:1-4).

Ayat 10.

Origen berkata kecantikkan dari pipi dibandingkan dengan perkutut. Artinya adalah jika kita lihat tubuh (1 Kor 12: 14). Allah adalah kepala dan kita anggota tubuh.  Efesus 5: 21 mengatakan bahwa mempelai Kristus yang adalah gereja adalah anggota  tubuh Kristus . anggota tubuh Kristus itu termasuk pada pipinya ini. Jadi, gereja itu cantik. Kenapa pipi cantik? Apa arti betapa cantiknya pipinya  -“menjadi” ini adalah suatu proses dan bukan suatu pernyataan. Artinya gereja menerima ciuman dari mempelai laki- laki. Kristus mencium jemaat-Nya dengan datang sendiri menemukan jemaat-Nya. Gereja Kristus telah disucikan dengan baptisan Kebenaran dan roh. Pipi cantik digambarkan burung perkutut. Kenapa burung perkutut? Karna burung perkutut adalah sepasang burung yang tidak bisa dipisahkan. Jika dipisahkan maka mereka akan membunuh yang lainnya. Ini gambaran bahwa ini pasangan yang tidak dipisahkan. Pipi ini harus terus suci dan jangan dibiarkan dicium orang lain selain pengantin laki- laki. Secara roh pengantin laki- laki kita adalah Kristus, Kristus harus selalu menjadi pasangan roh kita jangan biarkan ada roh lain yang masuk dalam dirimu.

            Apa artinya leher. Leher adalah tempat untuk memasang kuk. Leher adalah ketaatan. Kuk adalah menunjukan ketaatan mempelai laki- laki yaitu ketaatan Kristus kepada Allah Bapa. Ketaatan Kristus itu  kemudian  dibebankan kepada kita sebagai gereja, yang memasang kuk adalah mempelai laki- laki, Ia pun memasang kepada mempelai wanita yaitu jemaat. Kuk ini sangat sulit untuk taat, tapi kuk ini dipasang dengan bersama- sama. Artinya ketaatan kita kepada perintah Allah membuat kita semakin cantik.

            Apa artinya kalung- kalung? Kalung terdiri dari untaian emas. Nissa berkata, “ kalung – kalung emas itu adalah ketaatan- ketaatan yang sudah dikumpulkan selama di dunia. Karena adam tidak taat, Yesus pun menggantinya dengan taat sehingga semua orang yang taat kepada Kristus akan diselamatkan oleh Kristus. Leher adalah kita, dan kalung adalah Kristus. Ketaatan  kepada kristus membuat kita semakin indah dan semakin cantik. Gereja akan semakin indah jika jemaat memakai ketaatan Kristus.

Pipi dan leher akan menjadi cantik jika kita seperti sepasang burung perkutut yaitu tidak berpisah kepada Kristus. Artinya jemaat akan semakin indah jika tidak terpisah dari Yesus dan mau memberi dirinya untuk di kalungkan atau melakukan ketaatan seperti Kristus taat.

            Menurut Nyssa, dia memuji leher karna sudah dipercantik oleh kalung. Kalung itu bentuknya lingkaran. Kalung menunjukkan  suatu kemenangan  atas keinginan daging, seperti menang atas kemarahan. Kalung  yang dari mutiara membuat diri semakin cantik. Mutiara cantik harus dilepaskan dari butiran debu yang kotor. Mutiara atau ketaatan- ketaatan harus banyak kita jalani, sehingga mutiara- mutiara akan disambung menjadi kalung. Jadi, mutiara adalah kekudusan hidup jemaat. Jika leher dikalungkan dengan kalung mutiara, maka leher akan bersinar (Amsal 1:9 sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu).  Jadi kalung adalah untaian ketaatan kita  atau kekudusan kita sehingga kita layak menjadi pengantin perempuan Kristus. Kecantikan adalah kita mempersiapkan diri dengan menjadi mempelai yang cantik.

Konsep teologi: umat Allah digambarkan sebagai  Gereja yang cantik

  1. Kuda betina,  berbicara tentang  kemenangan Allah memenangkan umat  (menang atas pasukan dosa dan akhirnya menjadi pasukan putih. Kristus sudah mengalahkan kuda firaun  maka sekarang kita memikul kuk bersama- sama Kristus (seperti burung perkutut).
  2. Pipi. Pipi dipakai untuk mencium pasangan. Pipi akan menjadi indah jika dicium oleh Kristus. Kita harus terus mencari pasangan Kristus, supaya dicium oleh Kristus
  3. Leher. Leher adalah kita dan kalung adalah menerima ketaatan hidup kita. Dalam hidup ini kita sedang menguntai ketaatan demi ketaatan sehingga suatu hari akan dikalungkan pada kita pada saat bertemu Tuhan.

8. Ringkasan ( berisi yang menjadi makanan rohani kita)

             Kita perlu memenangkan diri dari  pasukan dosa- bersama sama dengan kuasa pasukan Allah .

  • Saya yang sudah dimenangkan harus, menerima kuk, terus – menerus menaati Tuhan seperti Kristus menaati – Bapa-Nya.
  • Saya adalah wanita yang akan dicium oleh pasangan. Sebelum saya dicium Kristus saya akan terus menguntai ketaatan. Koreksi: selama ini kalung saya sedang berkarat saya harus memperbaiki ketaatan saya.
  • Ketaatan: hari ini saya taat berdoa dan berbuat kasih.  Bahwa suatu saat nanti Kristus akan memberi kalung yang indah bagi orang yang terus menguntai mutiara- mutiara ketaatan

Aplikasi: taat. Ketaatan ada jika ada harga yang harus kita bayar mahal. Dalam 2 Kor 4: 16- 18 mengajak kita harus terus memperbaiki manusia batiniah kita karna manusia tubuh nya akan semakin keriput dan semakin tua, dan semakin jelek. Musuh utama dalam memperbaharui jiwa adalah keinginan daging kita.

9. anagogic: Ketaatan membawa kita kepada kekudusan.

Kesimpulan : melalui ayat ini kita belajar bahwa kita harus menjaga diri kita, menguduskan tubuh (seperti pipi) agar layak di terima Kristus kelak.

Doktrin atau Ajaran yang Benar

Yesus adalah gambar dan rupa Allah

Doktrin yang benar benar penting untuk kita pelajari. Kenapa? Karena itu sebagai pedoman dan pegangan kita dalam menjalankan kehidupan. Belajar doktrin yang benar akan menuntun  jiwa kita kepada keselamatan yang kekal, tidak mudah terpengaruh dengan ajaran – ajaran lain yang berbeda dengan ajaran yang benar. Semua agama berbicara tentang doktrin. Tetapi yang kita percaya adalah doktrin yang benar atau ajaran yang benar. Dalam kekristenan, kita percaya bahwa manusia berasal dari gambar dan rupa Allah (Kejadian 1: 27 “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka”). Gambar dan rupa Allah ini berinkarnasi menjadi manusia (Yohanes 1: 14 “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran”). Semua kita manusia yang adalah keturunan Adam dan Hawa, dalam dirinya terus mencari siapa dirinya sebenarnya? Dari mana dia berasal? Dan apa tujuan dia hidup? Semua agama dan semua kepercayaan mencoba memberikan jawaban pertanyaan tersebut, dengan memberikan ajaran- ajaran, mereka – reka atau membayangkan siapa pencipta mereka. Tujuannya adalah supaya mereka sempurna dan selamat. Contoh: bagi orang Kristen Baptis, keselamatan itu adalah saya masuk sorga, bagi orang Kristen Orthodox: keselamatan itu serupa dengan Allah, bagi agama  Hindu: untuk menjadi selamat, kita harus berhenti jadi reinkarnasi, sedangkan bagi agama Budha: untuk selamat harus masuk nirwana. Jadi, ada berbagai macam aliran, filsafat, ide, kepercayaan  yang tujuan mereka sebenarnya untuk mencari siapa dirinya sebenarnya dan mencari esensi dirinya sebenarnya.

Bagi orang Kristen keselamatan adalah menerima Tuhan Yesus Kristus satu- satunya pribadi yang menyelamatkan dan memberi kehidupan yang kekal.  Yesus yang jadi manusia  ketika Ia hidup di dunia dan melayani selama 3 tahun, Ia mulai mengajarkan doktrin, Ia memberitahu siapa diri-Nya dan bagaimana bisa mencapai keselamatan. Jadi, disini kita melihat bahwa Yesus Kristus yang berasal dari sorga turun ke dalam dunia untuk mengajarkan kepada manusia siapa diri-Nya sebenarnya dan bagaimana manusia memperoleh keselamatan, ini adalah wahyu khusus, dimana Yesus menyatakan diri-Nya sendiri kepada manusia. Ini disebut doktrin yang complete atau ajaran yang sempurna atau ajaran orthodox. 

Tetapi ada juga manusia sendiri yang berusaha sendiri mencari keselamatannya, yaitu ajaran heterodoxi, ini dikatakan incomplite atau ajaran yang belum sempurna. Dengan belajar ajaran incomplite atau ajaran yang tidak sempurna, akan  memberitahu kita bagaimana ajaran yang complite atau ajaran yang sempurna. Ini adalah usaha manusia untuk mencari Allah tetapi mereka tidak menemukan. Karena itu, Yesus Kristus  mau menyatakan diri-Nya sendiri dengan mau berinkarnasi menjadi manusia. Kita yang kristen harus belajar dari doktrin Kristus. Kita juga harus bisa menempatkan diri kita ditengah- tengah agama atau kepercaaan yang berbeda- beda. Caranya harus tetap rendah hati dan mendoakan mereka. Kita harus seperti seorang perawat yang menyuntikkan pasien, harus tau obat yang tepat dan dosis yang tepat. Artinya dalam hidup ini kita harus tau memberi jawab kepada orang yang berbeda pendapat atau kepercayaan dengan kita dengan tetap rendah hati.

Pada umumnya,  manusia berkata bahwa semua agama mengajarkan keselamatan, mengajarkan perbuatan baik. Tetapi dalam Yoh 1: 18  ( “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya”) hanya Yesus yang menyatakan siapa Allah. Dalam Yohanes 17: 22-23 (Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:  Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku) menyatakan bahwa hanya melalui Yesus Kristus manusia bisa menyatu dengan Allah dan manusia bisa ikut dalam kemuliaan Allah.

Yesus Adalah Jalan dan Kebenaran dan Hidup ( Yoh 14:6 )

            Arti dari ayat ini adalah jalan adalah Kristus, kebenaran adalah Kristus dan hidup adalah Kristus. Pribadi Yesus Kristus harus kita ikuti dan pegang, kemudian perkataan-Nya yang adalah kebenaran juga harus kita ikuti. Salah satu perkataan Tuhan Yesus adalah, “aku menyertai kamu sepanjang jaman (Matius 28:20).” Perkataan Tuhan Yesus adalah ajaran atau doktrin atau pegangan yang teguh bagi orang yang percaya kepada-Nya. Yesus menjadi pribadi manusia supaya manusia yang berdosa bisa kembali menyatu dengan Allah (baca: 1 Yoh 1:1). Ajaran Tuhan Yesus terus diajarkan dan menjadi tradisi gereja Orthodox.

Ada berbagai istilah yang kita harus tau untuk mempelajari doktrin yang berbeda dengan doktrin Orthodox. Tradisi adalah iman yang diturunkan kepada generasi berikutnya. Heresy adalah kelompok yang memilih memisahkan diri dari Orthodox. Haretik adalah pengikut heresi. Apostasy: memilih berdiri diluar gereja. Sikem adalah perpisahan gereja. Kekristenan berasal dari yahudi – merupakan bagian suku Israel. Israel adalah cucu dari Abraham, Abraham berasal dari keturunan  Adam dan Hawa. Yahudi dipilih Allah untuk melahirkan keselamatan. Setelah Yesus lahir – mati dan bangkit, maka para murid-Nya mengabarkan injil kemana- mana dan banyak orang percaya, kemudian orang percaya ini bergabung dan akhirnya terbentuk gereja, kemudian muncul 5 pusat kekristenan yaitu gereja Roma, Antiokhia, Yerusalem, Konstantinopel dan Alexandria. Pada awalnya 5 gereja ini memiliki kehidupan Kristen yang sama, tetapi tidak lama mulai muncullah ajaran- ajaran yang Heterodoxi. Diabad 367 kanon Alkitab, distandarkan oleh Athanasius the great. Gereja Roma memisahkan diri dari ikatan 4 pusat gereja tersebut.  Gereja Roma menjadi Gereja Roma Katolik. Pada tahun 1517 Gereja Katolik Roma pecah menjadi Gereja Kristen Protestan. Gereja Protestan kemudian pecah dan muncul gereja pentakosta. Jadi, di negara Indonesia gereja sedang berada ditengah- tengah ajaran yang tidak lurus atau heterodoxi.

            Secara garis besar: orthodox yang benar adalah kita percaya Allah Tritunggal. Orang yang tidak percaya Allah tritunggal maka ia sudah heterodoxi.

  1. Kita harus belajar Allah tritunggal
  2. Percaya ada Allah yang esa, pencipta langit dan bumi dari yang tidak ada menjadi ada. Allah itu tidak tercipta, bukan ciptaan kita.  Jangan menciptakan Allah dalam pikiran kita dengan ide kita sendiri. Jika Allah tidak dicipta maka kita tidak boleh membuat-Nya sebagai konsep .
  3.   Allah itu satu  atau esa tetapi 3 pribadi. Kita percaya Allah 1 dalam esensi ( sehakikat) tetapi 3 dalam pribadi. Yoh  1: 1, ada pribadi yang berbeda dengan Allah yaitu Firman. Ingat , pak Jokowi adalah presiden  tidak sama dengan dengan presiden adalah jokowi.

Firman itu bersama- sama dengan Allah. Firman itu adalah Allah ( sedang menjelaskan esensi / predikat dari Firman, status Firman itu adalah Allah). Allah itu bersama dengan Firman (keduanya adalah 2 pribadi yang berbeda). Firman Adalah Allah. Allah Bapa adalah Allah. Roh Kudus adalah Allah. Hanya 1 Allah. 3 pribadi dalam Allah tritunggal, kuasanya sama, kekal. Kata  “Allah” hati – hati menggunakannya jika dalam esensi Allah itu 1 tetapi dalam pribadi Allah itu ada 3.

  • Allah yang dalam esensi ( tidak bisa dipahami ) tetapi  Ia imanen bisa di pahami dalam energi-Nya. Jadi, anugrah adalah energi Allah.

b. Yesus Kristus

1. Yesus pribadi kedua dari ALLAH

2. Pada mulanya (kekekalan). Allah adalah kekal dan yang kekal itu adalah Allah.  Pada mulanya adalah firman: Firman itu sudah ada sejak awal, sejak awal adalah firman.

3. Yesus Kristus adalah manusia sejati yang dilahirkan perawan maria, masuk dalam waktu, inkarnasi dalam Maria dan Roh Kudus. Yesus satu esensi dengan manusia dan juga satu esensi dengan Allah.

4. Yesus adalah yang dinubuatkan dalam perjanjian Lama.

5. Yesus yang di salib, mati dan bangkit dan naik ke Sorga.

c. Tentang keselamatan

  1. Menjadi serupa dengan Allah

Ajaran yang berbeda dengan ajaran Yesus adalah duri di dalam daging sebab dalam gereja sendiri, ajarannya berbeda dengan ajaran yang lurus (2 Yoh 1: 7), 1 Yoh 2:22; 2 Tes 2: 3; mereka ada anti Kristus yang benar- benar menyamar menjadi juruselamat palsu;  1 Yoh 4: 2. Dalam Matius 16:15, pada saat Yesus hidup pun banyak orang tidak mengenal siapa Yesus, setelah Yesus bangkit, mereka baru mengerti siapa Yesus sebenarnya atas pertolongan Yesus Kristus. 1 Yoh 4: 1 , 2 Petrus 2: 1 akan ada guru palsu dalam gereja, 1 Kor 12: 10; 2 Tesa 2:2 ada yang bilang Yesus akan segera datang; Mat 7:15 ada yang menyamar ; 1 tes 5:21. Dalam 1 Yoh 4: 1: ini adalah sesuatu yang  menyamar seperti orang baik tetapi membawa kita kepada jebakan.

d. cara menyikapi perbedaan ajaran

Kita harus menunjukkan kerendahan hati tetapi tetap menyatakan kebenaran, saat kita berinteraksi dengan mereka berkatalah “ iman yang kuyakini adalah benar tetapi yang kamu yakini masih belum lengkap”. Contoh: saya belum pernah bertemu dewi, yang saya lakukan adalah saya mereka- reka, menebak. Tapi sekarang gambar dan rupa itu sudah jadi manusia, disaksikan dan melalui Yesus kita bisa mengenal gambar dan rupa Allah.

Ajaran – Ajaran Heterodoxi

Ajaran- ajaran ini adalah ajaran yang berbeda dengan ajaran orthodox supaya kita tidak mudah disesatkan oleh ajaran mereka.

  • Barbarism: sejak adam- sebelum banjir zaman Nuh. Artinya: tidak ada hukum, orang boleh menentukan hukum masing- masing, tidak ada hukum yang tunggal, buat hukum dan jalankan hukum masing- masing.
  • Scythians . Sejak Nuh sampai generasi menara babel. Artinya orang – orang yang membangun menara babel, yang mereka lakukan tidak menyenangkan Allah, ingin menandingi Allah , Allah membagi mereka menjadi 72. Pada saat itu manusia memuliakan dirinya sendiri.
  • Hellenism: penyembahan berhala di mesir dan babilonia, romawi ,  percaya banyak berhala.
  • Yudaisme: kaum dari Abraham- sampai Tuhan Yesus Kristua. Percaya hanya satu Allah tetapi tidak percaya kematian dan kebangkitan Kristus.
  • Yudaisme dikelilingi 4 paham ( percaya banyak Allah).
  • Dari helenism berkembang jadi 4, berkembang menjadi banyak Allah.
  • Yudaisme : bagi orang israel, kristen adalah salah satu bagian dari ajaran mereka. Bagi orang Kristen:induk Kekristenan adalah Yesus Kristus : yaitu Allah itu kasih.
  • Dalam yudaisme ada banyak aliran seperti ahli taurat, rabim, saduki, farisi. Mereka semua ada dalam injil yang sejak awal menentang Yesus Kristus. Dalam kekristenan itu sendiri membentuk kelompok – kelompok. Kemudian dalam yudaism berkembang menjadi samaritan, nazaret, herodes, gorotenas, henolabatis. Mereka semua berasal yudaisme yang sudah ada sejak Yesus hidup.
  • Setelah Yesus bangkit , muncul gnostik ada sekitar 76, salah satunya sabelianism ( diabad 3). Jadi sekarang yang muncul seperti Jesus only mereka semua hanyalah variasi. Yang mematikan gereja adalah heresy  ( cari diinternet monachosorner.weebly.com/ heresi).
  • agnostic : percaya bahwa manusia harus segera jadi martir, anglo (manusia berkulit putih adalah orang israel, ), anti- antasianisme ( menolak Yesus bangkit).
  • Apokatasis: kebebasan moral.
  • Stoik : percaya tidak ada reinkarnasi.
  • Apolinarisme: Yesus hanya memiliki  1 natur yaitu ilahi.
  • Arianisme : Yesus bukan dari kekal sdh ada, Ia ada diciptakan oleh Allah, Yesus lebih rendah dari Allah bapa.
  • Nestorianisme: Yesus punya 2 pribadi , Yesus kerasukan roh Allah saat Yesus , dibaptis         ( yang benar Yesus 2 natur dan hanya 1 pribadi).
  • Donatisme: kalau sudah murtad maka tidak boleh kembali lagi.
  • Ebionit : mempertahankan hukum taurat.
  • Monofisik: Yesus hanya ada 1 natur yaitu ilahi, natur manusianya sudah ditelan, percaya bahwa Yesus yang adalah 1 natur tetapi berasal dari 2 natur, hal ini kita tidak bercaya.
  • Anti ikon: anti inkarnasi.
  • Makedonian: dari uskup makedonius , hipotasis.
  • Monarkhianisme : Yesus adalah manusia biasa yang kemudian diangkat menjadi Allah, pada waktu Yesus dibaptis. Ini bibit dari sabelianisme ( Yesus jadi anak Allah saat Dia sudah jadi manusia).
  • Sabelius : Yesus itu bertopeng. Waktu di  masa Perjanjian Lama Ia adalah Bapa, waktu di masa Perjanjian Baru  Ia Yesus, waktu Yesus naik, Ia jadi Roh Kudus. Sabelius tidak bisa membedakan antara pribadi dan esensi.
  • Yesus hanya punya 1 kehendak.
  • Yesus hanya guru tetapi yang benar Yesus adalah Allah sejati dan juga manusia sejati.
  • Montanisme: menekankan pada energi- energi Allah, percaya bahwa ada manifestasi roh kudus, manusia bisa mengalami ketawa- ketawa, harus kesurupan.
  • Mormon: percaya bahwa 3 Allah yang benar- benar berbeda dan mereka berpoligami.
  • Nasrani: ikut taurat dan ikut ajaran Yesus.
  • Setanisme: menyembah setan sebagai Tuhan dan Allah.
  • Unitarianisme: menolak tritunggal tetapi hanya ada 1 Allah / pentakosta.
  • True Jesus church : berakar dari sabelianis.
  • Doketism: Yesus sungguh- sungguh  ilahi, Ia hanya pura- pura jadi manusia, Yesus hanya kelihatan seperti manusia, sehingga berkembang menjadi Yesus hanya punya 1 kehendak. Jika Yesus hanya punya 1 kehendak? Jika Yesus tidak punya kehendak manusia maka penebusan-Nya tidak berlaku untuk semua manusia, Ia hanya menyelamatkan diri-Nya sendiri.
  • Gnostic: percaya bahwa yang menyelematkan melalui pengetahuan ilahi. Menemukan berbagai macam penglihatan dan kemudian mengajarkan nya sebagai cara untuk selamat.
  • Marsionis: percaya dalam Perjanjian Lama Allah itu jahat.
  • Montanisme: punya emosional kerohanian, mengaku penuh dengan urapan Roh Kudus.
  • Silialism: Kristus akan memerintah 1000 tahun secara literal,  kita tidak percaya adanya kerajaan 1000 tahun secara literal, dan  kita akan memerintah bersama Kristus.
  • Novantianis: yang sudah berdosa, tidak ada jalan untuk kembali.
  • Semi arianisme: seperti saksi yehowa.
  • Pneumatomachias: Roh Kudus bukan Allah.
  • Pelagianism : keselamatan hanya diperoleh dari usaha.
  • Barlamism: tidak percaya doa secara batin, bisa dipelajari secara filosofi.
  • Ethnophyletism: hanya kelompok tertentu yang diselamatkan.

Kesimpulan: seorang Kristen penting mempelajari ajaran Orthodox, suatu ajaran yang tidak berubah- ubah, yang mengajarkan tentang Allah Tritunggal dan tentang Kristus yang menyelamatkan kita sendiri. Kita juga perlu belajar ajaran- ajaran lain yang berbeda dengan ajaran orthodox supaya kita tidak mudah disesatkan oleh ajaran tersebut, kita juga bisa membandingkan antara ajaran orthodox dan juga ajaran heterodox.

4 level membaca Alkitab

Metode Exegesis Alkitab

  1. Metode Alegori figuratif.

Metode Alegori figuratif adalah metode menafsir Alkitab yang melibatkan seperti cerita, perumpamaan, puisi yang ada didalam Alkitab. Semua cerita, perumpamaan dan puisi pasti memiliki arti atau makna rohaninya.

4 tahap membuat penafsiran metode alegori figuratif adalah: level kognitif, level mencari makna rohani, level menemukan ketaatan pribadi, dan level yang berbicara kekekalan. 

Contoh : Kidung Agung 1: 8

Level kognitif:

             Pada level ini, ayat Alkitab dipelajari dari bahasa aslinya. Kalau perjanjian lama maka yang terjemahan aslinya adalah bahasa Ibrani, tetapi jika perjanjian baru maka terjemahan aslinya adalah bahasa Yunani. kemudian berdasarkan susunan kalimat teks asli, kita harus menemukan dimana ada subjek dan predikatnya, kita juga perlu menemukan fungsi setiap kata yang ada dalam teks seperti plural atau singular, kalimat perintah atau kalimat permohonan, kalimat aktif atau pasif. Kemudian kita membandingkan setiap terjemahan – terjemahan yang lain seperti RSV, NKJ, TB. Setelah itu, kita menentukan berapa klausa yang ada dalam kalimat.

Teks asli

 אִם־לֹא תֵדְעִי לָךְ הַיָּפָה בַּנָּשִׁים צְאִי־לָךְ בְּעִקְבֵי הַצֹּאן וּרְעִי אֶת־גְּדִיֹּתַיִךְ עַל  מִשְׁכְּנוֹת הָרֹעִים ס

Terjemahan Inggris:

If you do not know, O fairest among women, follow in the tracks of the flock, and pasture your kids beside the shepherds’ tents. (Sol 1:8 RSV)

Terjemahan Literal:

Jika engkau (subjek) tidak tau (predikat)

  1. hai kamu yang jelita diantara para wanita (hai, yang paling cantik)
  2. Ikutilah jejak – jejak dari domba
  3. gembalakanlah  anak- anak kambing  disamping tenda para gembala.

Level menemukan makna rohani:

Pada bagian ini, kita harus menemukan arti dari setiap klausa / poin yang ditemukan dalam ayat. Caranya adalah dengan melihat teks – teks Alkitab yang menjelaskan ayat tersebut, melihat pendapat para bapa- bapa gereja yang menjaga keutuhan Alkitab.

                Apa artinya jika engkau tidak tahu? Engkau artinya adalah subjek. Engkau menunjukkan kepada mempelai Kristus. Tidak tahu artinya ada 2 kemungkinan yaitu tidak tahu dirinya sendiri dan tidak tahu apa yang akan dia tuju. Origen berkata : “ orang percaya ada yang tidak tau tentang 2 hal yaitu siapa diri nya dan bagaimana mengaktualisasikan dirinya. 

Apa artinya hai kamu yang jelita diantara para wanita (hai, yang paling cantik). Wanita adalah tipologi dari gereja atau umat Allah. Arti wanita yang paling cantik adalah identitas / statusnya sebagai umat Allah. Dia menunjuk kepada perempuan (lihat kidung agung 1: 5). Jika orang percaya (kawanan domba) tidak tau bahwa dirinya cantik (sudah di baharui menjadi manusia baru dalam Kristus dan berharga) maka ia akan cenderung menjadi orang yang tidak percaya / kawanan kambing (Lihat Matius 25: 32-42). Tempat kawanan kambing (Matius 25) ada di sebelah kiri tenda gembala ( Kid Agung 1:8c ). Gembala yang baik, menempatkan domba disebelah kanan, sebelah kanan adalah tempat Kristus berada. Jadi, perempuan / jemaat tidak boleh terlepas dari Kristus. Dalam Matius 25: 32 ada  2 bangsa mana bangsa kambing dan bangsa domba. Bangsa Domba dalam kidung agung 1 : 8 , bahwa domba adalah pada waktu didunia ia tahu siapa dirinya dan tahu apa yang akan dia lakukan sebagai domba Allah.

Apa artinya Ikutilah jejak – jejak dari domba? Ikuti lah jejak dari domba Allah yaitu Yesus Kristus (Yohanes 1:29). Jadi , umat Tuhan diajak untuk ikuti jejak Tuhan Yesus, mengikuti apa saja yang Tuhan Yesus lakukan selama hidup didunia. Apa saja yang Yesus lakukan selama di dunia?

  1. Memberi makan dan minum orang yang lapar dan haus. Yesus adalah roti hidup. Yesus adalah air kehidupan. Siapa yang datang kepada-Nya ia tidak akan lapar dan tidak haus lagi ()
  2. memberi tumpangan kepada orang miskin. Secara rohani , tumpangan terhadap orang asing artinya orang yang ditengah malam tidak tau dia mau kemana , jadi kita perlu memberi dia perlindungan. Akibatnya, orang itu akan merasakan kehangatan dan perlindungan, penghiburan kasih, ada persekutuan roh, kasih mesra, dan belas kasihan (Filipi 2: 1).
  3. Memberi pakaian kepada orang telanjang (Yesus telah memberi pakaian baru dan mengenakan-Nya kepada kita sehingga pada saat kita datang kepada-Nya , kita tidak malu lagi karena dosa). Arti memberi pakaian orang telanjang adalah memberi kemuliaan seperti Adam ditutupi agar ia tidak malu. Bagaimana memberi pakaian kepada orang? Memberi pakaian kemuliaan, supaya ketika Yesus melihat orang itu, Ia tidak melihat dosa itu karna orang itu sudah mengenakan Kristus(Yakobus 1: 27)
  4. Arti menyembuhkan orang sakit adalah bagaimana menyembuhkan dosa orang. Yaitu mengalami pertobatan.
  • Yesus memberi tempat  bagi orang asing (bagi yang datang kepada Yesus tidak tahu tujuan hidupnya , Tuhan menyediakan tempat kepada mereka)
  • mengunjungi orang penjara. Yesus mengunjungi Hadesh untuk melepaskan manusia dari penjara maut. Arti orang yang dipenjara adalah orang yang jiwanya dibelenggu oleh dosa , Yesus masuk dalam penjara jiwa ketika Ia turun kedalam kerajaan maut. Secara rohani, kita harus melakukan penghiburan kepada saudara Kristus yang paling hina (Matius 25: 40), kita harus mengunjungi dosa – dosa saudara Yesus yang paling hina yaitu kambing. Lihat teman yang belum kenal Tuhan Yesus, kenal lah bagaimana kehidupan mereka sehingga akhirnya kita bisa benar benar berada disebelah kanan Allah.

apa artinya gembalakanlah  anak- anak kambing  disamping tenda para gembala? Artinya orang – orang yang belum percaya bahwa Dia cantik atau Dia berharga dihadapan Tuhan, kita ajak mereka untuk percaya bahwa mereka adalah umat Tuhan yang dicintai Tuhan, mereka adalah anak – anak domba Allah. caranya adalah dengan bergaul dengan mereka, peduli dengan keadaan mereka, mengenal mereka dan kemudian mencoba memberikan solusi dengan mengajak mereka dekat dengan Tuhan. jangan terbalik! Kita orang percaya ketika bergaul dengan orang yang tidak percaya kita malah ikut mereka tidak percaya Tuhan. tetapi yang kita lakukan adalah mempratekkan apa saja kepribadian Tuhan Yesus.

Level 3 : aplikasi. Pada level ini, pembaca mengoreksi dirinya sendiri berdasarkan hikmat yang telah ia dapatkan setelah membaca Firman Tuhan.

                Firman Tuhan ini sangat menegur saya secara pribadi, karena ketika saya melihat ada adek tingkat saya yang suka memberontak, kemudian saya tegur baik- baik, tetapi dia malah keras kepala. Yang saya lakukan selama ini, saya malah jengkel kepada orang itu, dan ketika dia minta tolong sama saya, saya tidak mau menolongnya. Kenapa? Karena saya masih jengkel. Setelah mendengar Firman ini, saya ingin merangkul adek itu, dan mengatakan kepadanya, kamu yang pemberontak ini, kamu tetap orang yang dicintai Tuhan.

Level kekekalan / anagogic: kita adalah  perempuan yang cantik / umat Allah yang meneladani Kristus sampai akhir sampai kita benar- benar menjadi domba yang berada disebelah kanan Allah. kenapa? Karna kita melakukan 6 hal – hal yang diatas.

Doa Puja Yesus “ Tuhan Yesus Kristus Kasihanilah Aku Orang Berdosa ini”

          Doa ini tidak boleh diabaikan. Jika diabaikan, respon kita seperti masih  jijik setelah  mandi karna lupa menggosok gigi. Semua aktivitas telah kita lakukan tetapi jangan lupa dengan pekerjaan rohani kita yaitu tetap berdoa. Doa puja Yesus bukan wujud meditasi gereja timur karena doa Yesus adalah penyatuan dengan Yesus Kristus. Doa Puja Yesus membantu pikiran benar- benar terkonsentrasi kepada Yesus. Doa puja Yesus adalah suatu disiplin jiwa untuk terus berdoa, isinya adalah  menyatakan iman kepada Allah, mencari rahmat-Nya atas keberdosaan. Doa puja Yesus mendisplinkan pikiran yang negatif  atau liar dan memusatkan pikiran hanya kepada Yesus setiap hari. Doa ini di wujudkan dengan tindakan – tindakan yang sesuai kehendak –Nya setiap hari.

          Kata “ Tuhan “ dalam doa puja Yesus menerangkan bahwa tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia dalam dunia ini yang bisa menyelamatkan selain nama Tuhan Yesus (Kis 4:12). Menyebut  kata “Tuhan “ artinya kita sedang menyatakan iman bahwa hanya Dia satu- satu-Nya yang menyelamatkan serta sedang merendahkan hati kita untuk meminta belas kasihan Tuhan sebab kita adalah orang berdosa. Pada saat kita memanggil nama Tuhan, maka pada saat yang sama kita mengingat  kasih-Nya yang sempurna, kekuatannya yang luar biasa, menyadari bahwa kita adalah gambar dan rupa Allah sehingga kita punya potensi untuk mendekati Allah dengan hati yang menyesal atas dosa dan hati yang tulus meminta belas kasihan. Pada saat kita berdoa , maka pada saat yang sama kita punya keinginan untuk bertobat dari segala dosa kita.

3 tahapan doa

  1. Doa mulut. Memanggil nama Yesus dengan bersuara, atau hanya menggerakkan bibir. Ini adalah doa luar
  2. Doa pikiran. Seorang yang berdoa dengan memusatkan  Pikirannya pada makna setiap kata yang ada dalam doa sehingga kita memikirkan Yesus itu sendiri
  3. Doa dalam hati. berdoa dengan seluruh keberadaan kita. berdoa dalam roh (Matius 6:6)

          Bagaimana mempratekkan doa puja Yesus? Mengulangi doa sampai ratusan kali yang dimulai dari dari doa tahap pertama sampai pada tahap ke tiga. Dalam berdoa harus ada ketulusan hati, ada sikap pertobatan, kerendahan hati. Bapa – Bapa Gereja mengajak kita untuk tidak berhenti berdoa. Dalam sehari bisa 12 ribu kali berdoa. Tetapi penghitungan tidak penting namun intinya adalah pada saat kita berdoa kita harus memiliki kerendahan hati, ketekunan, dan cinta kasih karunia kepada Kristus. Metode berdoa dapat kita lakukan dengan metode bernafas. Seseorang dapat dengan mudah menarik napas sementara mengatakan Tuhan Yesus dan buang napas sambil mengatakan. Kasihanilah aku! Doa ini bukan jimat karna doa ini menyatukan kita kepada Yesus. Doa ini bukan hanya rutin karna pada saat berdoa kita melakukan nya dengan penuh hormat, penuh iman dan penuh kasih kepada Yesus.

Pedoman saat berdoa:

  1. Komitmen untuk melakukan doa setiap hari
  2. Memilih tempat yang tenang untuk bisa berdoa
  3. Bersiaplah untuk masuk dalam percakapan dengan Tuhan
  4. Duduk atau berdiri  dengan tenang untuk melepaskan semua pikiran tentang kehidupan sehari- hari
  5. Ulangi Doa puja Yesus dengan perlahan selama 15 menit setelah bekerja
  6. Berkosentrasi pada doa dengan penuh semangat. Jika pikiran mulai liar maka segera bawa kembali untuk memikirkan kata- kata yang ada dalam doa
  7. Boleh menggunakan tali doa untuk membantu berfokus pada doa
  8. Berpartisipasi dalam ibadah komunitas, berpuasa setiap hari Rabu dan jumat
  9. Mencari kakak rohani yang bisa membimbing

Tidak mungkin Roh Kudus kita bisa ikat tetapi Roh Kudus hadir pada saat ciptaan-Nya menaati perintah-Nya. Marilah kita menaati keinginan Roh Kudus.

Dalam Liturgi , setiap kali menyebut nama Yesus kita bersujud, membuat tanda salib dalam hati. Pada saat berdoa, pikiran hanya fokus kepada Kristus, berdoa harus dengan hormat, tulus, cinta kepada Kristus. Hal ini dilakukan supaya pikiran- pikiran dunia tidak mudah menyerang pikiran kita. Kita melakukan doa puja Yesus tidak boleh berhenti supaya kita bisa menyadari bahwa peperangan rohani harus terus kita lakukan , meninggalkan keinginan nafsu dan dosa. Kemudian, supaya melalui menyebut nama  Yesus setiap hari, semangat kita tetap menyala untuk tetap mengasihi Dia. Jika sudah ada cinta kepada Yesus maka buah- buah roh yang lain akan mengikuti, seperti sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan dan penguasaan diri. Melalui doa puja Yesus membantu kita menyatu dengan Yesus (Theosis). Allah hadir dalam hidup kita, Ia menyembuhkan, memulihkan, memperlengkapi, mempersiapkan setiap kita untuk mengambil peran dalam kerajaan Sorga yang kita sendiri bisa penuhi.

Sikap Jemaat terhadap diri sendiri, sesama dan kepada Kristus

( Eksegesis Kidung Agung 1: 6 – 7)

Desti Ratna Sari Halawa

Pendahuluan:

            Kidung Agung adalah mazmur Raja Salomo yang menceritakan hubungan antara calon pengantin laki – laki dan calon pengantin perempuan. Mazmur ini menceritakan bagaimana relasi antara jemaat dengan Kristus. Jemaat adalah calon pengantin perempuan sedangkan calon pengantin laki – laki adalah Kristus. Dalam memahami arti ayat ini, penulis memakai analisis bahasa asli, pendapat bapa- bapa gereja dan juga makna tipologi oleh Origen. Berikut adalah pembahasannya.

Ayat 6

אַל־תִּרְאוּנִי שֶׁאֲנִי שְׁחַרְחֹרֶת שֶׁשֱּׁזָפַתְנִי הַשָּׁמֶשׁ בְּנֵי אִמִּי נִחֲרוּ־בִי שָׂמֻנִי נֹטֵרָה אֶת־הַכְּרָמִים כַּרְמִי שֶׁלִּי לֹא נָטָרְתִּי

(Sol 1:6 WTT)

Do not gaze at me because I am swarthy, because the sun has scorched me. My mother’s sons were angry with me, they made me keeper of the vineyards; but, my own vineyard I have not kept! (Sol 1:6 RSV)

Terjemahan Literal:

Aku memohon, janganlah kalian memperhatikan aku  yang  telah hitam Karna matahari, anak ibuku marah , menjadikan aku penjaga kebun anggur mereka, kebun anggur ku sendiri tidak aku jaga.

Sikap Jemaat Terhadap Dirinya Dan Terhadap Orang Lain

Aku memohon, janganlah kalian memperhatikan aku (laki-  laki) yang  telah hitam karna matahari.  Origen memahami ayat ini bahwa anak kecil sering kena matahari, dan ia polos sebab ia baru lahir. Makna rohaninya adalah orang Kristen yang mengalami lahir baru secara rohani jiwanya selalu dikontrol oleh sinar terang Kristus. Matahari membuat kulit hitam, makna rohaninya Terang Kristus membuat sifat – sifat daging kita tidak kelihatan lagi dalam hidup kita. Apa yang kita renungkan? Kristus yang kita percayai sebagai Tuhan dan juruselamat kita mampu mengikis sifat sifat daging yang ada dalam hati seperti, kebencian, emosi yang tidak terkontrol, pikiran negatif, kemalasan, kerakusan, kecanduan alkohol , dan lain sebagainya. Tanpa terang Kristus, maka sifat – sifat diatas masih bekerja dengan bebas hidup kita. Dengan terang Kristus, sifat – sifat tersebut akan digelapkan. Apa yang harus kita kerjakan? Saya ingin sekali bebas dari sifat- sifat daging saya, yang saya lakukan adalah sering datang kepada Kristus supaya Ia menggelapkan sifat saya yang buruk dengan terang Kristus.

Aquinas mengartikan matahari sebagai kesengsaraan Kristus. Pada saat Tuhan Yesus datang ke dalam dunia ia , Ia menderita sengsara supaya kita selamat. Kita yang percaya pada anugrah keselamatan Kristus, ikut juga dalam penderitaan Kristus, kita semakin diterangi oleh Kristus. Semakin kita mendekat kepada Tuhan semakin kita sadar bahwa kita adalah orang berdosa, gelap, dan hitam. Jika kita sadar bahwa kita orang berdosa, maka kita akan sadar kita butuh pertolongan kepada Tuhan, selalu meminta belas kasihan Tuhan, kita akan selalu memperbaiki semua yang salah yang ada dalam diri kita. Jika kita sadar bahwa kita adalah orang berdosa, maka kita ketika ada orang lain yang bersalah kita akan bisa merangkul mereka dan bersama- sama memperbaiki kelakuan kita masing- masing. Orang yang menyadari bahwa ia adalah orang berdosa maka ketika ada temannya yang butuh permintaan maaf , ia pun memaafkan temannya tersebut. Apabila orang Kristen tidak mengakui dirinya adalah orang berdosa, maka ia seperti orang Farisi, sok rohani, menganggap dirinya paling benar, senang menghakimi orang lain, merasa diri paling rohani padahal dirinya paling berdosa dihadapan Tuhan. Apa akibatnya jika dalam diri orang percaya memiliki sikap seperti ini? Seorang pendeta akan menjust jemaatnya yang berzinah, ia bahkan mengusir jemaatnya tersebut dan tidak mengijinkan dia lagi datang beribadah, jika seorang anak Tuhan  yang bekerja pada bagian instansi pemerintah, jika ia menemukan ada salah satu rakyatnya mencuri ayam, maka ia melapor dan menjebloskannya ke dalam penjara. Bukankah ini menambah masalah ? Kita orang percaya, yang semakin hari semakin mengenal Tuhan Yesus, semakin mengenal dirinya sebagai orang berdosa, dalam menghadapi masalah seperti ini, seharusnya yang kita lakukan adalah merangkul teman kita yang telah berdosa, memberitahu bahwa kita juga sama, statusnya adalah orang berdosa. Tetapi, beruntung ada Tuhan Yesus yang selalu membuka tangan untuk menyambut kita, mengampuni dosa kita, asalkan kita sungguh- sungguh mau berubah dari dosa tersebut dengan terus mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan Yesus Sang Juruselamat kita. Kemudian, kita memberikan solusi dengan tetap berpikir positif  bahwa teman kita yang bersalah ini pasti akan berubah, mensuport dia dengan kata- kata yang membangun. Contohnya: kamu pasti bisa, kamu keren, kamu punya bakat yang hebat, ayo, tetap semangat untuk hidup, ayo tunjukkan bahwa kamu bisa menjadi yang terbaik untuk kemuliaan Tuhan.

Anak – anak ibuku  memarahiku , mereka telah  menjadikan aku penjaga sebidang  kebun anggur mereka, kebun anggur ku sendiri tidak ku  jaga. Apa artinya? Gregory berkata bahwa arti dari kebun anggur adalah perbuatan kita dan kita sendirilah yang mengolah, memberi pupuk, menyiramnya setiap hari dengan rutin. Tuhan menyuruh kita untuk menjaga perbuatan kita sebagai anggur kita sendiri untuk menghasilkan buah – buah yang enak dan di nikmati oleh pemilik kebun anggur (Kristus), penjaga kebun anggur (diri kita sendiri), bahkan orang lain. Tetapi, apabila kita punya konflik dengan sesama, maka mereka memarahi kita, kita tidak boleh mengganggap diri mereka yang bersalah dan kita yang benar. Jika kita melakukan hal itu maka kita sedang sibuk mengawasi perbuatan mereka sedangkan perbuatan kita sendiri tidak kita awasi, sehingga kita mudah jatuh dalam dosa. Origen berkata Tugasnya hanyalah untuk “menjaga” hal-hal baik, bukan untuk mendapatkannya. Tetapi pengkhianatan kekuatan bermusuhan melucuti kemanusiaan dari apa yang menjadi miliknya, ketika itu tidak menjaga nasib baik yang telah diberikan oleh Tuhan sebagai anugerah alami.

Melalui ayat ini , apa yang kita renungkan?  Kita merenungkan bahwa pada saat kita bermasalah dengan sesama maka pada saat itu juga kita harus mengawasi diri kita, kita harus terus mengoreksi diri, memperbaiki diri dan membuat diri ini semakin lebih baik lagi. Ayat ini, mengoreksi diri saya sendiri. pada saat saya sedang mengerjakan paper ini, ada seorang teman saya bersikap tidak adil terhadap saya dan saya melihat bahwa ia adalah sumber dari masalah saya. Saya sangat marah terhadapnya. Tetapi, saya kemudian diingatkan untuk menjaga kebun anggur saya sendiri, saya diingatkan untuk menjaga perbuatan saya sendiri dari mengurusi perbuatan orang lain. Saya pun mulai menyadari untuk hal tersebut. Saya pun bisa mengendalikan kemarahan saya.

Apa yang harus kita lakukan? yang kita lakukan adalah mengampuni diri sendiri, mengampuni orang yang bersalah kepada kita, meminta maaf jika kita yang bersalah, terus mempratekkan kasih kepada orang yang menganggap kita sebagai musuhnya. Firman Tuhan berkata dalam Lukas 6:35  Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.

Jadi, pada saat kita menyadari bahwa perbuatan jahat tidak boleh ada dalam hidup, mengoreksi perbuatan setiap hari sebagai wujud kita berjaga- jaga dalam jiwa. Inilah yang perlu dilakukan oleh jemaat sebagai pengantin perempuan terhadap dirinya dan juga terhadap sesamanya. Selain itu yang dilakukan jemaat kepada Kristus adalah merindukan – Nya setiap hari. 

Ayat 7

הַגִּידָה לִּי שֶׁאָהֲבָה נַפְשִׁי אֵיכָה תִרְעֶה אֵיכָה תַּרְבִּיץ בַּצָּהֳרָיִם שַׁלָּמָה אֶהְיֶה  כְּעֹטְיָה עַל עֶדְרֵי חֲבֵרֶיךָ

(Sol 1:7 WTT)

Tell me, you whom my soul loves, where you pasture your flock, where you make it lie down at noon; for why should I be like one who wanders beside the flocks of your companions?

(Sol 1:6-7 RSV)

7 Ceriterakanlah kepadaku, jantung hatiku, di mana kakanda menggembalakan domba, di mana kakanda membiarkan domba-domba berbaring pada petang hari. Karena mengapa aku akan jadi serupa pengembara dekat kawanan-kawanan domba teman-temanmu? (Sol 1:6-7 ITB)

Terjemahan Literal:

Ceriterakanlah kepadaku, jantung hatiku, di mana kakanda menggembalakan domba, di mana kakanda membiarkan domba-domba berbaring pada petang hari. Karena mengapa aku akan jadi serupa pengembara dekat kawanan-kawanan domba teman-temanmu? (Sol 1:7 ITB).

Kerinduan

Origen berkata kalimat, Ceriterakanlah kepadaku, jantung hatiku, di mana kakanda menggembalakan domba, menunjukkan calon pengantin perempuan sedang mencari dimana keberadaan kekasihnya. Ini adalah tipologi hubungan jemaat dengan Kristus. Seperti Kristus adalah pengantin laki- laki dan jemaat adalah pengantin perempuan. Jemaat ini sangat rindu ingin bertemu dengan Kristus kekasih jiwanya. Inilah yang kita renungkan, bahwa jika kekasih jiwa kita benar – benar  adalah Kristus, sudah kah kita merindukan-Nya dan kangen kepada-Nya setiap hari? Kerinduan kita kepada Kristus dapat kita buktikan dalam segala aspek kehidupan, tidak hanya cukup dengan  doa. Di awali dari kerinduan roh kita kepada Tuhan Yesus Kristus, diikuti oleh jiwa yang merindu kehadiran Kristus, kemudian dibuktikan oleh pikiran, perasaan, perbuatan yang menunjukkan kita rindu mempraktekkan kehendak Kristus, inilah kerinduan kepada Kristus yang sejati. Firman Tuhan ini menegur saya secara pribadi, sebab saya merindukan Tuhan hanya melalui doa saja sedangkan hidup saya tidak menunjukkan merindukan Tuhan. Calon pengantin perempuan ini  menunjukkan emosi yang sungguh – sungguh  mencari calon pengantin laki- laki, bukan hanya setengah hati tetapi segenap hati. Hal ini akan menjadi proyek ketaatan saya setelah mengerjakan paper ini  untuk merindukan Kristus dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan ku. Trimakasih Tuhan Yesus buat berkat Firman-Mu.

Kenapa merindu kristus?

Origen berkata, bagaimana mungkin aku tidak mencintai- Mu yang begitu mencintaiku? Di sini kita melihat bahwa Kristus begitu mengasihi gereja-Nya untuk itu gereja harus mengasihi Kristus. Inilah alasan kenapa kita merindu Kristus. Selain itu karna hanya di dalam Kristus ada ketenangan jiwa. Firman-Nya berkata di mana kakanda menggembalakan domba, di mana kakanda membiarkan domba-domba berbaring pada petang hari. Domba merasa tenang karna ada gembala yang selalu memberikan waktu berbaring setiap sore hari pada saat masih ada terang matahari. Hanya selagi ada matahari kebenaran, jiwa kita merasakan ketenangan. Diluar Kristus tidak ada kedamaian dan ketenangan sejati. Didalam Kristus kita merasa tenang meskipun badai masalah menimpa kita. Matahari kebenaran menuntun kita bertemu dengan Kristus pada kedatangan-Nya yang kedua kali. Inilah Tuhan Yesus yang menjadi gembala hidup kita (Mazmur 23: 1). Origen berkata, Engkau menyerahkan nyawa-Mu untuk domba- domba yang Engkau gembalakan, Kristus juga menyediakan apa yang diperlukan jemaat seperti gembala yang berusaha mencari padang rumput yang subur untuk domba- domba peliharaan-Nya, gembala yang membawa domba ke air yang tenang menunjukkan Kristus mengijinkan gereja meminum minuman ilahi untuk mereka yang haus. Kemudian Origen  mengutip Yoh 19:34 dan kemudian menyimpulkan  Engkau (Kristus) mencurahkan air dari sisi-Mu setelah tombak besi memberi mata air. Air minum untuk domba menunjukkan darah Kristus yang mengalir dari kayu salib karna lambung Kristus sudah ditusuk oleh tombak. Jadi,  melalui darah Kristus, dosa kita ditebus dan kita layak masuk kerajaan Allah. Apa yang bisa kita kerjakan? Melalui ayat ini kita merindukan Kristus karna hanya Dialah yang menenangkan hati, menghibur jiwa yang hancur, menguatkan, mengangkat kita dari lumpur dosa, mencukupi kebutuhan kita. Tidak ada alasan untuk tidak merindukan Kristus. Kesalahan saya selama ini, saya hanya merindukan Kristus hanya pada waktu saya mengalami kesusahan, inilah kedagingan saya. Apa yang perlu saya lakukan adalah mencoba setiap waktu merindukan Kristus.

Kesimpulan:

            Menjadi Jemaat Kristus harus rela diterangi oleh Kristus dan mau mengikis perbuatan dosa dalam dirinya. Kemudian, tetap menjaga perbuatannya agar tetap kudus dihadapan-Nya dengan tidak memusingkan kesalahan sesama-Nya tetapi terus mengoreksi diri. Jemaat juga harus merindukan Kristus setiap hari dengan sungguh- sungguh karna hanya didalam Kristus ada kedamaian, ketenangan, dan segala dosa kita akan ditebus melalui darah-Nya.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai